Death Day

Death Day

  • WpView
    Leituras 80
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, dez 13, 2016
WpInfo
Fanfic
Semu manusia di dunia ini egois...'cik'egois? Aku salah mungkin lebih pantas dengan sebutan 'munafik'.... Maka dari itu aku membenci mereka.... Dan termasuk diriku. Diriku temasuk dengan golongan manusia manusia sampah itu. Tapi aku tak se munafik mereka...maka dari itu aku akan membunuh mereka manusia sampah yang hanya mengotori dunia ini... Kalian jangan kuatir aku gk se egois atau se munafik itu.. Setelah selesai dengan urusan ku itu. Aku akan menyusul mereka ke neraka..
Todos os Direitos Reservados
#401
demon
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Is LOVE
  • | Breaking Fate For You • Minsung |
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Mysterious Girl
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Thats my Love
  • MISTERI KASTIL TUA DI TENGAH HUTAN (Vampire)
  •  FIGURAN ARZEV
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo