TIME TEATER

TIME TEATER

  • WpView
    Reads 3,120
  • WpVote
    Votes 233
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 25, 2017
Untuk Rosalie Monstrag, cucu dari cucu-cucu-cucuku. "Si pemutar waktu akan kembali. Nyanyian derita akan terdengar. Tawa dan canda didalam satu latar. Kegelapan menjadi setting. Gemuruh menjadi narator. Bumi pembuat alur. Dialah yang datang sebagai pemeran utama." Rosa terkejut mendapatkan surat dari kakek buyut-buyut-buyutnya, Monstrag. Bagaimana bisa? Ini sudah tahun 2072 dan kakek buyut-buyut-buyutnya itu hidup ditahun 2012. Bagaimana bisa kakek buyut-buyut-buyutnya mengirimkan surat dalam kertas yang masih bagus? Rosalie adalah seorang cucu dari pemain drama terkenal, Monstrag di teater Welock. Namun, teater itu sudah tak dipakai lagi, sejak tahun 2012. Rosa berpikir, kalau surat itu ada hubungannya dengan teater Welock. Disaat bingungnya, ia bertemu Biru. Laki-laki yang tak jelas latar belakang nya. Mereka berdua harus melawan waktu, sebelum umat manusia jadi taruhannya. {First story in Sci-Fi. EYD sdh kayak Tsunami dijepang}
All Rights Reserved
#29
rosa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bentangan Payung Biru
  • PANDORA
  • Black Emotion
  • Love Travels Through Time | Lan Liu Guang San Qian (揽流光三千)
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • THE PLANETS & THEIR WOUNDS (Planet dan lukanya)
  • Rebut, Hancurkan, Tinggalkan
  • 𐙚⋆°𝐅𝐈𝐑𝐒𝐓 𝐋𝐎𝐕𝐄 [𝑩𝑩𝑩 𝑭𝒂𝒏𝒇𝒊𝒄𝒕𝒊𝒐𝒏]⋆ᥫ᭡

"Gue cuma mau bilang, kalo lo yang sekarang itu aman. Gue pikir, ketakutan semakin dibawa lari akan semakin besar bayang-bayangnya. Mungkin dengan lo balik lagi ke tempat tinggal lo yang lama, sedikit banyaknya itu bakal bawa perubahan di hidup lo." Dari perkataan itu, Kevin memutuskan mengambil satu langkah besar dalam hidupnya. Ia kembali dipertemukan secara ajaib dengan seorang gadis yang pernah membentangkan payung biru di atas kepalanya. Di bawah bentangan payung biru itu, sebuah cerita tercipta. Benturan waktu dan garis takdir. Banyak yang bilang, dunia itu sempit. Manusia kembali dipertemukan dengan seseorang yang pernah mereka temui di masa lalu. Namun, bagaimana jika manusia yang sempat bertemu, kembali dipertemukan karena sebuah benang merah tak kasat mata yang masih mereka genggam di kedua ujungnya? Mereka akan merajut sebuah cerita baru atau menyelesaikan cerita yang belum usai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines