Jangan Pernah Membenci Bintang

Jangan Pernah Membenci Bintang

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Feb 16, 2020
"khanza...." suara itu menggema di seluruh penjuru ruangan gadis itu mendongakan kepalanya , saat ini ia sedang menerawang dari ujung kepala sampai ujung kaki.Orang yang berada tepat di depanya itu cengengesan "Ada apa kamu kesini "gadis itu berkata datar Orang yang tepat berada di depannya itu adalah cowo yang so kecakepan yang membuat hari hari gadis itu penuh dengan warna "Deh datar gitu , ayo lah simpan buku mu sebentar za ada hal penting yang harus aku sampailan"tuturnya. Tetapi gadis itu tetap sibuk dengan buku yang berada di sekelilingnya "Ayo lah za.. " rengeknya. Gadis itu masih tetap sibuk dengan dunianya seakan tidak ada mahluk apa apa yang berada di dekatnya. Sementara mahluk di depannya merasakan kejengkelan yang amat dalam degan gemas iya mengacak acak rambutnya sendiri dan berkata "ya sudah kalo kamu tidak mau , padahal aku bawa surat loh dari mar..." kata itu menggantung dengan jahilnya dia membawa lari surat yang ada di genggamannya Seketika gadis itu mulai mengetahui apa yang akan di laku kannya "Tunggu....sini balikin surat gue " teriaknya dengan kesal ia segera beranjak pergi sengan laria yang di paksakan 'awas lo ya ' gerutunya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • troublemaker VS ketos! ✔
  • ARTAN
  • Bersamamu Halalku √
  • Zauji Zaujati [On Going]
  • jodoh dari allah
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • couple till jannah
  • tumbal gadis perwan
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Sweet Combat

"Sya" panggil Alita namun tak mendapat jawaban. "Syaaaa" panggilnya sekali lagi. "Hmmm" Rasya hanya mengguman. "Ish! jawabnya yang bener dong!" ucap Alita kesal, membuat Arsya tertawa dalam hati. Arsya hanya menghela nafas berat, "Kenapa al?" tanyanya. "Lo pernah suka pake banget sama cewe ga?" tanya Alita sambil memasang wajah yang serius. "Ga" jawabnya, lalu baru saja Alita ingin membalas Arsya sudah mendahuluinya "kecuali ke lo" sambil tersenyum ke arah Alita. Alita yang mendengar penuturan tersebut langsung memalingkan wajahnya yang sebentar lagi akan berubah warna menjadi tomat. " Gitu aja salting " balas Arsya. "Ish! nyebelin lo" balas Alita tak kalas sadis. "Bercanda sayang" bujuk Arsya sambil merangkul bahu Alita Kadang seperti itulah percakapan mereka, kadang Arsya yang bersikap acuh kadang pula bersikap romatis Kalian penasaran bukan dengan awal perkenalan mereka? Alita si troublemaker yang suka bikin onar tidak patuh akan peraturan sekolah dipertemukan oleh Arsya si ketua osis yang tegas akan peraturan sekolah. Lantas bagaimana cara mereka bisa saling mencintai kalau disetiap harinya selalu terjadi cekcok diantara mereka apalagi banyak perbedaan diantara mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines