Secangkir Peluk

Secangkir Peluk

  • WpView
    Reads 486
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 3, 2016
Setelah mengucap janji pada dirinya sendiri, Alan tahu persis, haluan hidupnya telah berputar. Ia harus meninggalkan segalanya di belakang tanpa menoleh, agar kakinya dapat berpijak mantap. Menjalani hidup baru yang independen, ditemani kepulan asap dari secangkir kopi hitam yang menghangatkan rongga kosong hatinya, seseorang mengetuk pintu, membawa cangkir baru. Menawarkannya. •°•°• "Mungkin yang kamu butuhkan bukan secangkir kopi hitam itu, Lan." Alan berdecak kesal. Orang ini benar-benar bebal! "Tolong, hubungan kita ini profesional. Tidak ada panggilan akrab." Wanita itu meraih kopi hitamnya di atas meja, lalu menghabiskannya sekaligus. "Tuh, kan. Saya benar." Alis tebalnya bertaut, dahi Alan pun berkerut dalam. Alih-alih menjawab, sosok itu spontan melakukan hal yang membuat Alan ingin menenggelamkannya ke dasar laut saat itu juga. "Yang kamu butuhkan itu... secangkir peluk, Alanis." [] Work by @deepintominds. Inspired from true events Aug 28th 2016
All Rights Reserved
#94
mentalillness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Retrocession (PUBLISHED)
  • take away
  • The Chronicle of 35 year old woman
  • Sugar Daddy18+ END [✓]
  • My Cold Boyfriend
  • You Came Back [PRIVATE] #2
  • Dua cangkir satu Meja
  • Love Locked Out [END]
  • obsessed (nagireo)
  • Lamar Gue!

(PUBLISHED by PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO on March 31, 2021) **THIS WORK IS PROTECTED BY COPYRIGHT - UU HAK CIPTA NO 28 TAHUN 2014** -NO PART OF THIS WORK MAY BE USED OR REPRODUCED WITHOUT PERMISSION- "To love someone is nothing; to be loved by someone is something; but to be loved by the one you love is everything..." That's simply a quote from Bill Russel. Tapi bagi Alya, ucapan itu mendeskripsikan dirinya dengan baik. She is practically 'nothing'. She knows she loves Arga. She also knows Arga doesn't love her the way she does. "Kadang gue iri ama mobil. Lecet dikit, tinggal diketok magic langsung beres. Kalau urusan hati bisa kayak gitu, pagi-pagi buta gue udah antri depan bengkel." -Alya, a successful banker but pathetic in love- But sometimes, everything happened for a reason. Seperti salah satunya ketika tanpa ia sadari seseorang telah masuk ke kehidupannya yang tengah sibuk ia tata kembali. "We are not talking about financial term. I'm not doing a retrocession here." -Radit, a man to die for- * * * RETROCESSION is the first world in Retrology Universe ||stop plagiarism. respect each other's works. please tell me if you find any illegal copies of this story||

More details
WpActionLinkContent Guidelines