DisAddict [TAMAT]

DisAddict [TAMAT]

  • WpView
    Membaca 1,361,571
  • WpVote
    Vote 52,077
  • WpPart
    Bab 33
WpMetadataReadLengkap Min, Sep 26, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
[Sebagian Part Sudah Dihapus] Info lebih lengkap ada didalam. *** "Kamu makin cantik kalo lagi marah kayak gitu... bikin gemes." Bisik Abi, membuat Disa mencibir seraya menjauhkan wajah Abi dari bahunya. "Mau nggak?" tanya Abi lagi. "Mau apa?" tanya Disa balik sambil pura-pura sibuk dengan salad buahnya. "Apa perlu aku hamilin dulu biar kamu mau diajak nikah?" Disa lantas mendelik, memelototkan matanya kearah Abi. "Kalo ngomong ya!" katanya sembari memelintir bibir Abi. Babak pertama perjalanan cinta Abi dan Disa, yang penuh kejutan. Bukan masalah ego, tapi logika. Bukan masalah iba, tapi rasa. Karna mereka sadar, hubungan berkomitmen tidak sereceh itu untuk dipermainkan. ● ● ● Ini tuh cerita yang aku bikin tanpa niat, pada awalnya. Jadi tolong jangan dibully ya kalo ceritanya agak maksain. Cover : Image from Pinterest Edited by Dean PERINGATAN! Dilarang keras melakukan tindakan Plagiarisme (Plagiat), Menerbitkan Ulang (Republish), dan/ atau Membuat Ulang (Remake) cerita saya tanpa izin. greenteachoco, 2016.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Stay (Away)
  • REGATHAN [END]
  • My Bae 1 - DJIERA [TAMAT]
  • 𝐀𝐓𝐋𝐀𝐍𝐓𝐀 [𝐎𝐍 𝐆𝐎𝐈𝐍𝐆]
  • Teen Unplanned Pregnancy
  • 3. Moonlight (END)
  • DIKANESHA
  • DisAddict 2 - After Married [TAMAT]
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • Marrying My Best Friend

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan