Throwback

Throwback

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Mon, May 8, 2017
"Hey untuk apa gadis itu datang kembali di kehidupanku? Untuk menghancurkanku lagi? Cukup saja sesaat aku mengenalnya sesaat itu pula dia dengan cepat menghancurkannya. Hingga kini masih aku rasa pedih. Belum juga Tiara kutemukan namun gadis pembawa onar itu datang kembali. Belum puaskah? Bahkan kini dia hadir setiap saat dihidupku. Oh Tuhan rasanya aku ingin pindah saja ke planet lain agar tak bertemu dengannya. Dasar benalu! Tak akan kubiarkan kau hidup dengan tenang!" (Emir Mahira Salim) "Ada apa dengan pria itu? tatapannya begitu tajam seakan memendam amarah bahkan dendam ketika melihatku. Dia begitu dingin padaku. Rasanya dia tidak pernah tersenyum padaku seakan satu senyumannya itu patut dibayar dengan bongkahan emas. Orang bilang dia baik, ramah dan perhatian. Ah bagiku tidak! dia tetap patung es yang dingin dan bisa saja mematikan. (Asia Permatasari Ivonskha)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Black And White Is The Choice Of Love
  • Early meeting
  • Under The Midnight Sky
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • KISAH
  • KEPERGIAN SENJA
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • The Magic Door.
  • Alone

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines