Do You Love Me ?

Do You Love Me ?

  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 1, 2016
Ketika di pertemuan mereka hanya kekesalanlah yang keduanya rasakan. Bagaimana jika mereka di pertemukan kembali di tempat yang berbeda dan kondisi yang berbeda? Akankah menimbulkan perasaan berbeda pula, atau tetap sama?. Bagaimana ketika terus saja di pertemukan oleh takdir, apakah akan timbul benih-benih cinta?. Kata sebagian orang 'cinta datang karena terbiasa'. Apakah hal itu akan terjadi kepada Adel dan Aldrich. "Dia dingin, bagai es di kutub selatan. Bagamana aku tidak kesal padanya, setelah menabrakku dan membuatku jatuh terduduk di lantai sebuah Restoran. Dia hanya mengucapkan 'maaf' dengan nada suara yang sangat datar dan memasang wajah yang sangat datar pula. Setelah itu dia pergi begitu saja tanpa membantuku yang masih duduk di lantai. Dasar pria es batu." -Adelia Zahra Bratamiharja- "Ku akui dia memang cantik, tapi sayang dia sangat cerewet. Bukannya aku tidak mau membantunya, tapi kondisiku saat itu sedang dalam keadaan darurat. Pakai acara memanggilku dengan sebutan 'pria es batu?'. Hei memang sifatku sudah seperti itu, dasar perempuan cerewet." -Aldrich Kenzie Antony-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Ms Ashley
  • MUSHKIL PYAAR (End)
  • tentang sebuah rasa
  • Antara seamin dan seiman
  • No Cerai No Pisah!
  • LDR || Lo Dan Rindu [END]
  • Istri yang tak di inginkan
  • Perfect Love

Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda

More details
WpActionLinkContent Guidelines