Goldfish & Mr. Annoying

Goldfish & Mr. Annoying

  • WpView
    Reads 22,295
  • WpVote
    Votes 2,610
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 22, 2017
Baper ++++++++++++ "Aku tahu, egomu yang besar itu melebihi besar kepalamu, Deran. I mean, lihat saja ukuran kepalamu itu. Atau mungkin kepalamu terbentur sewaktu bayi?" ucapku penuh kesal. "Apa?" tanyanya tak percaya, "Hmm, aku rasa memang benar, aku akui itu Pumpkin, kau cukup memperhatikanku juga." *********** Tak ada hal lain yang diinginkan Amy selain terbebas dari hubungan jeratan tali kusutnya dengan Deran Sanders. Lalu bagaimana jika ia malah terjerat semakin dalam dan tak ingin keluar darinya? Hingga ia menemukan keterkaitan fakta tersembunyi tentang masa lalu yang kelam dengan orang yang dicintainya. Apakah ia harus pergi atau tetap bertahan pada kehancuran yang menyiksa? ********** Karena hati tidak bisa menebak dengan cara bagaimana ia bisa berlabuh. Ketika sepasang hati yang sama-sama terluka menemukan tempatnya, aneh namun terasa sangat wajar. Karena kejadian di masa lalu mereka yang kelam, Amy dan Deran saling mencari dan saling menemukan. Sept 2016
All Rights Reserved
#262
brokenheart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABIAN HALA
  • REVANO UNTUK REVA
  • RadenRatih
  • The Unwritten Equation | TERBIT
  • Semu [Completed]
  • Bersamamu
  • Strong Girl Michella (END)
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • The Lost Memory
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang

Hembusan angin menyapu lembut rambut panjang milik Hala yang ia biarkan tergerai begitu saja. Napasnya tenang namun tidak dengan perih di ulu hatinya yang membuat ia hanya mampu duduk diam sambil memeluk kedua lututnya. Berharap akan ada sebuah pelukan yang datang untuk menghangatkannya. Kisah kelam itu sudah berlalu sekitar setengah tahun yang lalu, tapi seolah kisah itu begitu betah menjadi parasit di dalam kehidupannya. Yang selalu dan terus menerus Hala rasakan ialah mengenai rindu dan rasa ingin bertemu. Rasanya ia belum cukup menikmati waktu yang Tuhan jatahkan untuk mereka bisa saling mencintai dan membersamai. "di agama kita gak ada reinkarnasi, tapi aku terus berdoa supaya ketemunya di mimpi, tapi mimpi pun bukan bagian dari kekuasaan aku ataupun kamu. Jadi kapan kita akan bener-bener ketemu? Malam ini? Besok? Lusa?" Setitik air mata jatuh membuat isakan Hala kembali terdengar. Suara pintu yang terbuka lalu pelukan yang berasal dari belakangnya membuat isakan Hala kian membesar. Pelukan memang, tapi bukan orang ini yang ia harapkan. Karena memang sebenarnya ia tidak akan pernah merasakan pelukan itu lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines