Story cover for Littleworld by ledyanas
Littleworld
  • WpView
    LECTURAS 444
  • WpVote
    Votos 87
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 444
  • WpVote
    Votos 87
  • WpPart
    Partes 7
Concluida, Has publicado ago 29, 2016
Jika kata bisa merubah dunia. Maka biarlah merka berpadu seperti pelangi yang indah. 

Ini hanyalah tulisan kecil dari sudut kamar peraih mimpi yang beringsut dari selimutnya mencari matahari 

Terimakasih sudah mau membaca 
*kiss kiss kiss *
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Littleworld a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#892semangat
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
From Leiden de rzkaldea
3 partes Concluida
Di luar hujan rintik membasahi bentaran langit dan rerumputan yang tumbuh disekitar halaman dan ayunan. Entah pertanda apa yang mengundang cuaca sesendu hatiku selama 6 tahun silam. Senyuman-senyuman indah sudah kewajiban tersendiri bagiku untuk orang-orang yang kusayang disekelilingku. Semakin lama aku mengunyah makanan semakin deras pula hujan yang menyapa. Seperti ada yang tertarik untukku berlama-lama melepaskan kerinduan tersendiri untuk sahabat lamaku. sepertinya Allah sedang menunjukkan kesedihanku lewat cuaca. "Assalamuallaikum kio taufan." tiba-tiba suara pria mengetuk pintu rumah mereka. "Siapa itu hujan hujan bang?." tanya kiori dengan suaminya yang dia mulai berdiri untuk menuju pintu. Lalu tangan taufan cepat meraih tangan kiori agar kiori tetap berada di meja makan tetapi niatnya kuhentikan karna kulihat wajah dan mata mereka saling beradu seperti ada sesuatu yang mereka sembunyikan dariku. "Biar aku saja taufan yang membuka pintunya, akukan sudah selesai makan kalian lanjutkan saja makannya" kuraih handphoneku agar dapat berkaca untuk membenahi jilbabku yang tadinya rusak kurasa. Lalu ku buka pintu dengan pelan dan kulihat seseorang yang berdiri dihadapanku. "Asstaghfirullah Rifqy." bagaikan kilat yang menyambar jantungku, handphoneku pun terjatuh dari genggaman tanganku. "Dhe...a!" lalu dia berpaling dari hadapanku dan berlari di bawah derasnya hujan yang mengguyur halaman rumah sahabatku. berlalu menuju mobil dan sama sekali tidak mau melihatku. "Tunggu sebentar!" lalu kukejar dia mengarah mobilnya tetapi dengan tancap dia meninggalkanku dengan hujatan air hujan yang membasahi jilbab serta tubuhku, dibawah derasnya hujan yang menghujat perasaanku. Kutelungkupkan tangisanku dan rasa sesalku untuk mengejarnya, kulihat dengan samar alphard merah semakin meredup dan hilang di tikungan simpang empat. Tatap aku, rasakan tangisku rifqy....
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Surat si Perindu Langit [REVISI] ✓ cover
"The Wind of Love in Hollywood" cover
Madah Qolbu❣️ cover
Sasmita Nivriti cover
TAK SEINDAH JINGGA cover
BEKKU cover
Seventeen cover
From Leiden cover
Evolusi Kata cover
Oppa Ana uhibbuka fillah cover

Surat si Perindu Langit [REVISI] ✓

17 partes Concluida

"Aku selalu merindukan langit, tapi aku tak yakin bisa meninggalkan orang-orang yang ku cintai di bumi." -Ghaza Albirruni- "Wahai perindu langit, ajarkan aku tuk merindu pada Rabbmu, Sang Pemilik Langit." -Hagia Sophia ©YusiAlfatih