Edelweiss terakhir untuk Rio

Edelweiss terakhir untuk Rio

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 7, 2016
Bandung, 26 Agustus "Bagaimana bisa ia masih mencintaiku padahal aku meninggalkan nya tanpa kabar sudah lebih dari delapan tahun? kini, jika hatiku berdetak karena nya, akankah aku ini menjadi orang yang egois?" -Putri Bekasi, 26 Agustus "aku mencintai nya, tapi dia udah punya cowok. Haruskah aku berjuang atau menyerah saja?" -Rio
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTER EGO (TAMAT)
  • I AM , TA'ARUF
  • In the Blink of an Eye
  • SECRET ADMIRER || Lee Jeno
  • GEMINTANG HATIKU
  • Moodbooster Ku [REVISI]
  • Uncontrollable Love
  • EGALITER: Twinflame Life Lessons
  • Love a long
  • Becca's Story (Completed)

Tuhan sangat ndak adil. Aku sudah kehilangan segalanya. Kebahagiaan, hidup tenteram, mahkota yang paling berharga, bahtera rumah tangga bahkan buah hatiku tercinta. Aku benci hidup ini. Benar-benar benci. Aku berada dalam dasar terbawah dari rotasi kehidupan, yang rasanya mendongakkan kepala saja ndak sanggup. Namun, lagi-lagi Tuhan bermain pada takdir. Dia hadir, dengan segala cahaya kemilau yang membuatku memudar. Dia juga lah yang mengulurkan tangan dan berkata, "Aku nggak akan ninggalin kamu." -- Kumala Putri Aku merasa sangat terberkati. Tuhan begitu baik padaku. Hidup dalam limpahan kasih sayang, cantik, menawan, anggun, dan kupikir-pikir hidupku terlalu mulus. Tak ada tantangannya. Tapi, sepertinya Tuhan memiliki skenario lain akan fungsiku di dunia. Aku hidup untuk menyelamatkannya. Aku mati pun untuk menyelamatkannya. Di saat aku berniat pergi, dengan memohon dia memintaku tetap bersamanya. "Jika kamu pergi maka hidupku ndak berarti lagi." Lalu aku harus bagaimana? -- Vanessa Putri Warning: Tulisan ini mengandung Mature Content, banyak kata-kata kasar, beberapa adegan kekerasan serta adegan dewasa. Jadi, mohon bijak dalam membaca. Cover by Anagraphic_

More details
WpActionLinkContent Guidelines