Tiar gadis kecilmu

Tiar gadis kecilmu

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 1, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Kau mungkin lupa dengan semuanya, tapi bagiku itu seperti hari kemarin. saat kau mengatakan pada Bunda kalau kau rindu pada Nya dengan membawa foto ibuku kau menyebut sedang mencari Nya. Mencari gadis kecil yang sedang menyondorkan teh padamu, pada saat itu kau mengenalkan dirimu sebagai "Papah" aku lupa, tidak ? mungkin aku ingat apa yang Ibu katakan. Tapi, aku begitu senang dan Bunda juga terlihat gembira, aku merasa kau adalah bagian terpenting dalam hidupku sekarang dan mungkin sampai nanti, dan aku harap selamanya
All Rights Reserved
#30
papah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sembunyi Dalam Senyum [COMPLETED]
  • Gadis kecilku yang telah pergi
  • Smiley: I'm Okay [END]
  • CINTA DALAM DIAM
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • GEMINTANG HATIKU
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • REGRET [END]

(JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MEMBACA JANGAN LUPA VOTE, KOMEN DAN KRISARNYA. MAKASIH) ○Mulai 6 Januari 2021 ○Selesai 2 Maret 2021 "Kapan Aira bisa merasakan kebahagian lagi? Apa saat menyusul Bunda, papah akan merasakan kehilangan dan menyesal?" Aira Arketa seorang gadis manis yang mempunyai sejuta luka dan duka dalam hidupnya. Ia selalu menutupi luka dan duka itu dengan senyum manisnya. Semua itu tertutup rapi di balik senyumnya yang indah. Papah, Aira mau bahagia. Aira mau di sayang juga sama papah. Aira mau jadi sumber dan alasan papah tertawa dan tersenyum. Bunda, Aira kangen. Kenapa bunda pergi ga ngajak Aira? "Aira mau kasih sayang seperti dia." "Tuhan, kembalikan kebahagian ku, kembalikan abang ku, kembalikan bunda ku atau kau panggil aku agar aku bisa bersama abang dan bunda ku kembali. Dan tidak lagi merasakan perihnya tamparan ini lagi." "Aku capek, aku lelah rasanya aku ingin tenang selamanya tuhan, bolehkah?" Apakah Aira akan merasakan kebahagiaan lagi? Apakah papahnya akan menyesal? Cerita dan tulisan yang aku tuangkan di sini murni hasil dari imajinasi dan rangkaian kata ku sendiri♡. Cover by: naylaatr

More details
WpActionLinkContent Guidelines