I Need A Good One

I Need A Good One

  • WpView
    Reads 491,375
  • WpVote
    Votes 15,255
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Mar 7, 2017
[COMPLETED] WARNING: Mengandung Unsur 18+ Dimulai dari kehidupan yang terpenuhi membuat sosok Tasha menjadi hura hura sampai disuatu hari ke bangkrutan orang tua nya membuatnya harus hidup dengan sangat sederhana dikalangan sederhana. Kehidupan yang terpenuhi dari lahir dan image orang tua nya yang sangat terkenal di bidang mereka masing masing membuat sosok Rafa digemari banyak gadis karna ketampanan dan kenakalan yang sering dilakukan nya. Hingga dimana waktu membuat Tasha dan Rafa ditakdirkan bertemu dalam sebuah tatapan. "Jangan terlalu cepat jatuh cinta karna kau akan tahu resikonya nanti." -Natasha Jane Calis- "Jangan terlalu berusaha menutupi perasaanmu, itu tidak baik untukku." -Rafasha Gery Carllie- ©2016
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dalam Diam(End)
  • My Posesif Brother
  • [END] A Match Made in Chaos
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • KETOS DINGIN ITU SUAMIKU![END]
  • Five wishes! [SM Family]
  • MAS SUAMI (END)
  • ARUNA [ BEST MAMA ]
  • DIKANESHA

Sequel cerita Wattpad Khadijah dan senyum Khatan Khayla terlahir tanpa kemampuan berbicara, tetapi itu tidak membuatnya lemah. Dengan bahasa isyarat, ia belajar berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya. Namun, tidak semua orang bisa menerimanya. Sejak kecil, ia kerap menghadapi ejekan dan perundungan, hingga hanya ada satu orang yang selalu berdiri di sisinya Rafi. Bagi Rafi, Khayla bukan sekadar sahabat. Ia adalah seseorang yang ingin selalu ia lindungi, meskipun perasaan yang tumbuh di hatinya tetap ia simpan rapat-rapat. Namun, semua berubah saat Bram, teman lama mereka, kembali di SMA. Kehadiran Bram membuat Rafi menyadari sesuatu yang selama ini ia abaikan-rasa cemburu yang perlahan menguasai hatinya. Di sisi lain, Khayla harus menghadapi Nadine, seorang gadis yang tidak menyukainya karena merasa Khayla menghalangi jalannya menuju Bram. Perundungan kembali menghantuinya, lebih parah dari sebelumnya. Tapi kali ini, Khayla tidak ingin hanya bergantung pada orang lain. Ia ingin melawan, ingin membuktikan bahwa meskipun ia tak bisa bersuara, bukan berarti ia tidak bisa didengar. Ketika kata-kata tak selalu bisa diucapkan, dapatkah cinta tetap tersampaikan? Atau justru akan terus terpendam dalam diam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines