PASTA...
  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 10, 2018
Mengisahkan kisah cinta seorang chef yang begitu sempurna dengan segudang bakatnya yang luar biasa mampu menjadikan setiap masakannya menjadi mahakarya yang luar biasa, yang jatuh cinta dengan seorang siswa dari salah satu sekolah memasak. Menghadirkan kisah cinta segitiga dengan cinta dari masa lalunya. "Bagaimana kau mendeskripsikan cinta nona Clarisa?"-Nathan "Mudah saja cinta itu seperti pasta dia harus menemukan saus yang tepat dan komposisi yang tepat maka dia akan terasa lezat dan nikmat."-Clarisa Mungkinkah mereka akan menemukan komposisi yang bisa menyatukan mereka???
All Rights Reserved
#37
passion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUKAN BEGINI (Tamat)
  • Patissier & Chocolatier (TAMAT)
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • MY CEO ✓
  • The Third Person ✔
  • The Perfect Strangers
  • Impian dan Cinta
  • The Devil Boss [TAMAT]
  • Hidden love At School

Aku telah melakukan banyak perjalanan dari satu cerita ke cerita lainnya sebagai antagonis. Misiku hanya satu, memastikan tokoh utama perempuan menderita sesuai dengan naskah asli. Satu, kucing putih yang bisa bicara sekaligus penanggung jawab isekai milikku, memberiku banyak bantuan. Mulai dari dunia vampir, petarung sinting, sampai novel picisan. Segalanya kuselesaikan dengan tuntas, sesuai perjanjian dengan Satu. Seharusnya bila tugas terakhirku, misi nomor seratus, selesai maka aku akan dijanjikan boleh hidup sebagai orang berkecukupan, superberuntung, dan jauh dari kesialan apa pun. Seharusnya! SEHARUSNYA! "Mohon maaf, kuota bagi penerima paket untung sudah habis," Satu menginformasikan. Tentu saja aku marah. Rasanya seperti kena scam mentah-mentah. Seratus misi. Bermacam kegiatan sinting. Dedikasi yang tidak terbayarkan. Aku menuntut ganti rugi, tapi Satu berkata bahwa kepala isekai tidak menerima keluhan. "Ya sudah, hidup di sini saja." Gampang sekali Satu bicara. Hidup di sini. Di cerita keseratus. Di sebuah novel picisan CEO sinting. Aku bahkan berani taruhan bahwa penulis tidak melakukan riset sama sekali. Oh itu belum termasuk fakta bahwa aku, si pelaku kejahatan dalam cerita, akan mati di tangan tokoh utama pria karena telah merugikan kekasih impiannya. Aku, bukan orang lain. Bukan Satu si kucing gembul biang kerok. Aku! "Buhuuuu apa kamu nggak bisa mempertimbangkan diriku sebagai asisten rumah tangga?" Apa yang bisa kulakukan? Iya, tepat sekali. Hadapi racun dengan racun. Alias, kubuang harga diri dan lari mencari belas kasih dari Bos Antagonis, Mr. Villain, Big Boss. Inilah yang terbaik, 'kan? Benar, 'kan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines