When Are You Coming Here

When Are You Coming Here

  • WpView
    Membaca 95
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadDewasaLengkap Min, Okt 2, 2016
Saat detik- detik tatapan itu datang, lho semua tau apa yang gue rasain ? Saat- saat melihat dia, cuma itu yang gue inget. Tatapan tajam mata dia, kepolosan hati dia, dan juga jiwa dia. Itu yang cuma kebayang dalam benak gue. Lelaki kecil dengan tas hitam polosnya berjalan dari arah selatan dengan masih berbau minyak yang menghangatkan tubuhnya. Yang gue lakuin cuma ngeliatin kosong dari jauh. Lalu gue cuma bengong gak jelas. Terus gue tanya dalam hati, siapa sih dia? Terus juga siapa nama dia? Setiap hari gue terus kebayang wajah dia. Parasnya bagi gue gak mudah untuk dilupain. Lho semua tau setiap dia dihadapan gue, deg-degan nih dada gue. Ngeliatin indahnya dia, ketampanan dia, sama kemacoan dia. Cinta pertama gue dimulai saat gue melihat dirinya berjalan menuju kelas dengan tas hitam, baju putih dan celana yang dinaikin mirip jojon. Ih pokoknya seru banget deh.....
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • My Teacher (BL) JossGawin (END)
  • DAES-EAGE 🌼
  • STILL IM SURE WE LOVE AGAIN
  • Adore You Prince Cap Kapak
  • my story
  • Istri Gangster CEO Wang.
  • promise
  • 𝙒𝙖𝙞𝙩𝙞𝙣𝙜 𝙛𝙤𝙧 𝙮𝙤𝙪
  • H E A R T L E S S

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan