Story cover for YANG PERNAH ADA by stw_chsck
YANG PERNAH ADA
  • WpView
    Reads 597
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 42
  • WpView
    Reads 597
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 42
Ongoing, First published Aug 31, 2016
Tarian jari di atas papan ketik yang tak pernah terasa berarti. Izinkan saya mewarnai hari Anda. Izinkan saya hanya untuk sekedar ebrbagi keluh kesah saya. Lewat sebait kata. Lewat seuntai kalimat. Lewat tarian jari saya yang mungkin tak bermakna. Izinkan saya membagi, sebaris cerita yang hati hendak utarakan. 

Bilamana wajah tak dapat bersua, bilamana suara tak dapat mengutarakan, dan bilamana hati dan jarak terasa sudah. Hanya seuntai kata yang tersusun di atas sebuah rasa. Jikau ada hari lapang, hendaklah kita bersua pada pertemuan yang membahagiakan.
All Rights Reserved
Sign up to add YANG PERNAH ADA to your library and receive updates
or
#506short
Content Guidelines
You may also like
Sepertiga Malam Tentangnya by hannadhieaam_
46 parts Complete
#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!
You may also like
Slide 1 of 7
Tenggelam Dalam Rindu  cover
Behind the Silence cover
Jodoh Kedua (END) cover
LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA cover
Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ] cover
Sepertiga Malam Tentangnya cover
SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED] cover

Tenggelam Dalam Rindu

29 parts Ongoing

Deskripsi Cerita "Tenggelam Dalam Rindu" dina, seorang gadis yang merasa terperangkap dalam kenangan tentang arka, seorang cowok yang pernah hadir di hidupnya namun kini telah pergi. meskipun mereka tak sempat menjalani hubungan lebih dalam, kenangan tentang arka tetap terukir dalam setiap sudut hatinya. dina merindukan sosok yang tak lagi ada, terjebak dalam rasa yang tak pernah terbalas. di setiap detak jantungnya, ada rasa rindu yang tak pernah pudar. meski banyak cowok yang mendekat dan berusaha memberikan cinta, dina merasa kosong. semua perasaan itu terasa hampa, tak mampu mengalahkan perasaan yang masih ada untuk arka. ia terjebak dalam kenangan yang tidak bisa dilepaskan, dan meskipun waktu terus berjalan, luka itu tak kunjung sembuh. saat dina mulai menerima kenyataan bahwa ia tak bisa terus hidup dalam kerinduan, datanglah sosok baru-edo, faris, dan aza-yang mencoba mengisi kekosongan hatinya. namun, apakah dina bisa membuka hatinya untuk mereka? ataukah kerinduan terhadap arka yang terlalu kuat membuatnya tak mampu merasakan cinta lagi? dalam cerita ini, pembaca akan merasakan betapa dalamnya kerinduan dina, betapa kuatnya ikatan yang terbentuk dari kenangan indah yang tak terlupakan, dan bagaimana perasaan itu bisa menjadi hal yang begitu kuat dan mengikat. ini adalah kisah tentang kehilangan, penantian, dan akhirnya menemukan jalan untuk melangkah kembali.