ADIKKU SAYANG

ADIKKU SAYANG

  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 2, 2016
Aku adalah Fatim,seorang kakak perempuan yang berumur 15 tahun.Yang memiliki adik laki-laki bernama Nior dan berumur 6 tahun.Kami memiliki orang tua yang baik dan sabar. Dulu,saat adikku keluar dari rahim ibu ku,aku sangat senang.Aku sangat menyayanginya.Karena dia masih kecil,masih belum bisa bicara.Dia hanya bisa menangis dan tertawa. Namun sekarang,saat usianya bertambah besar dia makin nakal dan jail.Aku pun jadi risih melihat tingkahnya.Sering kali aku dan adikku bertengkar karena masalah yang sepeleh.Contohnya pada saat kami berebut ponsel pintar.Aku sedang memainkan ponsel pintar milik ibu.Tiba-tiba adikku datang dan merebut ponsel dari ku."Gantian dong kak!!!"langsung merebut ponsel dengan bergerumuh pada ku.Aku pun menjawab dengan kesal"Nior,apa-apaan sih kamu ini?aku baru saja menggunakan ponsel ini.Berikan pada ku!"Aku mencoba untuk merebut ponsel ditangan adikku.Dan kami pun saling berebutan,hingga akhirnya aku mengalah.Namun aku masih sangat jengkel dengan sikap adikku.Hari-hari seterusnya masih saja,aku dan Nior bertengkar karena masalah yang sepele. Dan pada hari ini Nior berumur 7 tahun.Ibu dan ayah sudah membicarakan tentang sekolah Nior.Orang tuaku,ingin Nior bersekolah di pondok pesantren.Mungkin karena Nior itu terlalu nakal,sehingga orang tuaku memutuskan hal tersebut.Awalnya aku sangat setuju dengan keputusan orang tuaku tersebut. Namun,setelah akhirnya Nior benar-benar pindah ke pondok pesantren.Aku merasah kesepian.Biasanya aku dan Nior selalu saja bertengkar dalam keadaan bahkan tempat dimana pun kami berada.Sebenarnya,aku sangat menyayangi adikku tersebut.Namun entah mengapa,rasa sanyang yang aku berikan pada Nior harus dengan cara seperti itu. Seharusnya,aku ini bersikap dewasa.Seharusnya aku mengerti,bahwa adikku itu masih kecil.Wajarlah,bila dia suka jahil.Karena memang itu sikap dari anak-anak pada umumnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • A R S E A N A
  • Aresya Audi ΔEndΔ
  • Terjebak dalam Bee'Qu
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)

Malam ini, beberapa hari setelah aku kembali dari Arab Saudi, aku bersama ayah dan ibuku datang ke rumah salah seorang kerabat ayah untuk bersilaturrahmi di hari raya, dalih kami. Padahal, yang sebenarnya adalah kami memiliki maksud dan tujuan yang lebih utama dari bersilaturrahmi di hari raya, yakni untuk melihat gadis yang diinginkan ibu menjadi calon istriku. "Naira. Naira Salsabila nama lengkapnya. Naira ini adalah putri kandung kami." Begitu ayah gadis yang ingin kulihat itu memperkenalkan putri beliau kepadaku, dan kepada ibu dan ayahku, saat Naira, sapaan si gadis berhijab orange muda, menyajikan teh untuk kami yang sedang bertamu ke rumahnya. Naira, gadis berumur dua puluh tahun itu perlahan mulai mencuri pandanganku. Wajah putih lembut. Pipi yang merona. Tatapan matanya yang sendu. Senyum tipis yang mengunci bibir. Sikapnya yang santun. Pandangan yang senantiasa terkurung sungkan. Semua hal yang sungguh indah lagi anggun di mataku tersebut, seakan tak membiarkan hatiku untuk ragu pada niat suciku terhadapnya. Bahkan, sedikitpun keraguan tak ada bayangan akan tumbuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines