Akak! Appa kirim salam

Akak! Appa kirim salam

  • WpView
    Membaca 737
  • WpVote
    Vote 99
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung52m
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 25, 2022
Perkenalan bermula dengan Safiyyah Auni berkerja di rumah Nabil Najmi sebagai pengasuh anak anak Nabil Najmi. Anak? Bapa nya muda dan handsome, tapi dah ada anak 6 orang. Kemana pergi isterinya. Sudah meninggal ke? Bila lama-lama berkenalan mula la tersingkap nya rahsia. "Akak.. Appa ajak kahwin." - Taufiq "Lufi cayang atak. Tawin la dengan appa. " Si Lutfi. "Jangan la malu-malu akak. Appa nak kawin dengan akak tu. " - Syafiq. "Kawin je la kak. " - Yusuf. "Eysar nak akak je jadi omma Eysar. " - Aysar. "Kalau akak tak nak jadi omma anep. Anep nak merajuk 100 tahun. " - Hanif. "Auni.. Awaklah anugerah terindah bagi saya. " - Nabil Najmi. Start: 150422 End: kalau puasa tahun ni tak habis, sambung puasa tahun depan. Eheks!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#14
nabil
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • WHO ARE YOU
  • [C] Call You 정호석
  • 1. PRESENT FOR GANGSTER LEADER GIRL
  • 1 Week Lil'Brother • Vkook Brothership ✔
  • [✔] ᴀ ɢɪʀʟ ᴛᴏ ʀᴇᴍᴇᴍʙᴇʀ ➳ᴊᴊᴋ
  • [C] Ms.Stalker
  • Short Love
  • 『C』Life in Instagram。

"(Jangan) percaya padaku," kata Kim Tae Hyung. Percayalah pada orang yang kau percayai. Dengan begitu, secara tidak sadar, kita seolah-olah terhipnotis dengan satu kalimat itu. Kalimat itu mampu membuat kita seolah bergantung padanya (orang yang kita anggap mampu kita percayai). Tapi, benarkah itu? Bagaimana jika pandangan kita salah mengenai orang yang kita percaya? Bagaimana jika orang yang kita percaya justru seharusnya tidak dapat dipercaya? Terlebih lagi, kita sudah bergantung padanya 'kan? Lalu, apa yang harus kita lakukan jika orang yang telah kita percayai itu mengkhianati kita? Secara diam-diam justru menusuk dan melukai kita dari belakang. "(Bisakah) aku percaya padamu, Tae (?)" Aku kira, wajar kalau muncul satu keraguan, jika rasa takut akan dikhianati itu jauh lebih besar mendominasi hati dan pikiranku. Tolonglah, jaga kepercayaan yang telah aku berikan padamu. Jika, hal itu kau rusak, maka aku punya tugas penting. Yaitu, menjawab pertanyaan : apa yang harus aku lakukan terhadapmu?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan