Story cover for Fragile Inside by newmargo
Fragile Inside
  • WpView
    Membaca 287
  • WpVote
    Vote 29
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 287
  • WpVote
    Vote 29
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Sep 06, 2016
"Segala tentangnya begitu indah. Termasuk caranya menyadarkanku bahwa ia tidak menginginkanku. Sangat indah. Sempurna." - Melody Rana

"Kenyataannya pun masih abu. Tidak jelas aku yang berdalih darinya atau sebaliknya." - Harry Pradata

"Tatapannya selalu intens. Sial, aku merindukannya." - Rio Arrachna

•••••••••

"Sekarang kalo udah begini keadaannya, gua mau tanya. Gua gimana Mel, gua gimana? Masa lalu lo yang lo nantiin setiap hari, setiap malam, kembali lagi ke kehidupan lo. Disaat satu atau dua langkah lagi kita bahagia sama-sama kenapa dia balik lagi? Waktunya bener-bener ga tepat. Dan sekarang pertanyaannya gua gimana? Gua gimana Melody .." lelaki dihadapanku sesekali meninggikan dan merendahkan suaranya sambil menyeka air matanya dengan sapu tangan yang aku berikan kepadanya 1 tahun yang lalu untuk kesekian kalinya. 

Aku membuatnya menitikkan air mata.

Dan aku benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa sekarang. Ingin menghapus air matanya pun aku tak kuasa. Dia menangis karenaku, dan akupun menangis karenanya dan juga karena seseorang yang sudah meninggalkan ku di masa lalu. 

Siapakah yang harus aku pilih? Lelaki yang sudah memberiku banyak pelajaran hidup dan sudah memberikanku apa arti kebahagiaan yang sebenarnya di masa lalu, atau lelaki yang selalu ada disisiku setiap aku membutuhkannya di masa-masa sulit ku?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Fragile Inside ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
He Never Fell Harder  oleh ArabellBerryl
13 bab Bersambung
"kalau kita di izinkan untuk kembali ke masa lalu, masa mana yang mau lo ambil?" laki-laki di hadapannya tampak berpikir dengan serius "maybe, high school era" setelah beberapa menit berlalu Rey kemudian menjawab, masih dengan tatapan yang sama, dalam seakan ingin menceritakan banyak hal. sebuah memori 4 tahun lalu tiba-tiba terputar dalam kepalanya, dia melihat dirinya sedang terduduk sendirian di lapang yang luas dengan seragam basah kuyup, menangis bersama hujan dan isi kepalanya yang berisik, suara sang Merpati di depan perlahan hilang berganti dengan teriakan seorang perempuan "KENAPA? KENAPA LO SAKIT'IN TEMEN GUA REY?" kedua tangan perempuan itu mengepal kuat, tidak peduli dengan kuku-kuku yang sudah menusuk pada telapak tangan yang pucat "kurang apa dia selama ini? kenapa lo jadiin temen gua mainan? KENAPA LO HARUS SELINGKUH?" Rey menunduk, tidak berani menatap perempuan di hadapannya, rasa ingin menjelaskan pada Ocha terkalahkan dengan guratan malu dalam kepalanya "JAWAB GUA BAJINGAN!!!" mata Ocha memerah- menahan air mata yang seharusnya sudah keluar di detik pertama ketika suaranya mulai meninggi "REY, REY HALLO, YOU OKAY?" kilatan masa lalu itu menghilang, Rey kembali mendengar suara si Merpati Hitam yang masuk dalam indra pendengarnya beberapa staff terlihat panik ketika mata bintang tamu mereka memerah dengan kedua tangan yang berkeringat di ruangan ber-AC dan si Merpati Hitam dengan cepat memberikan segelas kopi miliknya, berharap bisa membantu laki-laki itu menjadi tenang "do you want to tell a story?" Rey mengangguk, kembali menutup buku di genggamannya - - - are you curious? yu kepo'in kelanjutan cerita merekaa dengan bacaa, vote dan komen biar author semangat buat lanjutin ceritanyaa⭐👩🏻‍🌾 ©. arabellberryl 21/06/2024
Diantara Kalian  oleh meisya_azzahra
31 bab Lengkap
"Bukannya ini yang Lo mau!! Lo gak suka kan gua ikut campur dalam kehidupan Lo?! Lo risih kan kalo gua terus ngontek Lo. Trus apa salah gua sekarang?! Bukannya Lo sendiri yang ngomong kalo gua itu BUKAN SIAPA-SIAPA LO" Ketus Adit "Apa?? Lo marah sama gua karna perihal itu?? Okke gua minta maaf, kalo emang waktu itu omongan gua nyakitin hati Lo" lirih Rara merasa bersalah, sedangkan Adit hanya mengacak wajah kasar. "Pasti karna ini juga kan Lo kemaren matiin telfon gua gitu aja!! Dan ngebatalin rencana yang udah Lo rencanain ke gua!! Iyya kan?? Bener dugaan gua pasti Lo baper atas omongan gua." Tambah Rara menatap sendu Adit. "Bukannya gua baper.. gua cuma mikir gitu 'oh Iyya, bener kata Lo, gua emang bukan siapa-siapa lo' gua hanya sekedar benalu dalam kehidupan Lo. Kedatangan gua kembali malah ngebuat hubungan Lo sama Raffa terusik. Setidaknya dengan cara gua kembali ngejauhin lo, Lo akan lebih tenang tanpa ada pengganggu kaya gua" balas Adit menatap ke arah lain "Tapi dit, gua gak bermaksud kaya gitu" ucap Rara memegang tangan kiri Adit dengan mata berkaca-kaca, entah mengapa ia sangat ingin menangis dengan ucapan Adit tadi. "Niat Lo udah bener, dan gua bakalan bantu wujudin niat Lo itu. Sumpah demi apapun gua sama sekali gak berpikir kaya gitu" ucapnya gemetar, Tetapi Adit malah melepas tangan rara, ia menghela napas dan langsung membalikan tubuhnya. "Maaf gua harus pergi. Gak usah khawatirin gua Ra, gua cuma lagi pengen sendiri." Lalu berjalan meninggalkan rara, Rara tak sadar ia telah meneteskan air matanya setelah seperginya Adit dari hadapannya. Tak lama Rachel menepuk pundak Rara dari belakang, buru-buru rara langsung menghapus air matanya dan tersenyum palsu ke Rachel. . . . . . . . penasaran mending baca dulu, clam guys ini bukan nyeritain tentang PHO, kalian belom tau alur sebenarnya kaya apa, so mau tau lebih jelas baca yukkk😚😅😆 Peringkat : #60 nyata (29 Januari 2019) #88 lucu (11 Januari 2019)
Alice & Adrian oleh dellasaraswati17
25 bab Lengkap
Alice: "hikksss... Hikksss.. Kenapasi, lo selalu aja belain gua An. Lo ga tau gua itu orang-" Adrian: "Denger, gua ga peduli asal mula lo dari mana. Yang jelas mulai sekarang lo jadi pacar gua, gua suka sama lo Lis. Lo mau kan?" Kepercayaan itu memang harus kita lakukan Dalam hubungan, rasa saling percaya itu harus ada Tetapi jika salah satu dari kita tidak percaya pada hubungan ini Maka, untuk apa hubungan ini berlanjut? Dan sejauh manakah orang yang kita cintai itu ada dalam kehidupanku? Kini rasa percayaku kian punah Hingga semua itu memberikan luka Mawar pun tak sanggup Membantu menjadikan semua kembali Bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan? Aku ingin semuanya kembali normal Seperti semula, saat kita bersama dan tertawa Rasanya semua ini sangat pedih bagiku Saat malam, aku teringat denganmu Rasanya aku ingin sekali seperti bulan dan bintang Yang selalu bersama, bahkan mereka tidak pernah terpisah Hatiku merasa semua ini tidak adil, semuanya hanya permainan Aku tau kau mencintaiku, tapi hatiku belum bisa menerimamu kembali Hatiku merasa sakit, saat melihatmu bersamanya Kenapa? Kenapa An, apa kau belum puas untuk menyakitiku? Iya, dulu kau dan aku memang sering bertengkar Tapi semua pertengkaran itu menjadi cinta Aku tau kau mencintaiku, dan aku pun juga Tapi kenapa saat ada temanmu itu, kita semakin menjauh Apa kau lebih memilihnya dari pada aku? Apa hatimu sudah berpaling begitu saja, sehingga dirimu tidak ingin bersamaku lagi? Begitu mudahnya Adrian mencintai Alice Dan begitu mudahnya Adrian melupakan Alice Tapi kenapa dia tiba-tiba menjauh atau tidak bicara sepatah katapun kepada Alice Adrian memang terkenal playboy, tapi dia tidak mungkin melakukan hal itu kepada wanita yang dia cintai Lantas apa permasalahannya? IKUTIN AJA YUK CERITANYA DI "ALICE DAN ADRIAN" cover by: *@dimagraphic_*
CATUR [END] oleh uistaaa_
41 bab Lengkap
"Nama ku Kara karena aku anak tunggal. Tapi kenapa mamah ngelahirin Catur, mah?" "Hidup gue hancur setelah kehadiran manusia tolol bernama Catur!" "Buat apa lo hadir di dunia ini, kalo nyatanya hadir lo hanya mengusik kehidupan gue?" "Gue benci lo, Catur!" "Kenapa lo ga mati aja?" - Karamella Ginantara, Kara panggilannya. Gadis cantik yang begitu membenci Catur Ginantara, adiknya. Kehidupan nya berubah total setelah pria itu lahir ke dunia. Bagi Kara, kehadiran Catur di dunia ini hanya lah derita bagi hidup nya. Catur Ginantara, pria manis itu telah biasa menghadapi kebencian kakak kandungnya sendiri. Catur tidak tau di mana letak kesalahannya, hingga Kara begitu membenci dirinya. Jika benar kehadiran Catur hanyalah benalu bagi hidup orang lain, mengapa mama, papa, dan Tuhan menghadirkan Catur ke dunia ini? Sebesar apa kesalahan Catur hanya karena sekedar hadir di dunia ini? "Kenapa cuma kakak yang benci Catur?" "Catur harus apa biar kakak bisa nerima Catur sebagai adek kakak?" "Maafin Catur kak," Start: 21 Juni 2022 Finish: 07 Juli 2022 - Note: 📌follow dulu kak. 📌jangan lupa tinggalkan jejak pada setiap chapter ya kak. Vote dan komen kak. 📌ini murni hasil pemikiran dan imajinasi saya. Jangan sesad🗿 bawa bawa cerita saya ke lapak atau aplikasi lain. Jangan plagiat, hargai karya orang lain kak. 📌jika ada kesamaan unsur nama, tokoh, alur, judul, cast, latar, atau apapun itu. Itu adalah ketidaksengajaan. Happy Reading guys.......;)
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
He Never Fell Harder  cover
SELENOPHILIE [END] cover
Sebuah Rasa cover
Sefrekuensi {ON GOING} cover
Diantara Kalian  cover
Struggled cover
Alice & Adrian cover
CATUR [END] cover
Saat Semua Orang Berpaling cover

He Never Fell Harder

13 bab Bersambung

"kalau kita di izinkan untuk kembali ke masa lalu, masa mana yang mau lo ambil?" laki-laki di hadapannya tampak berpikir dengan serius "maybe, high school era" setelah beberapa menit berlalu Rey kemudian menjawab, masih dengan tatapan yang sama, dalam seakan ingin menceritakan banyak hal. sebuah memori 4 tahun lalu tiba-tiba terputar dalam kepalanya, dia melihat dirinya sedang terduduk sendirian di lapang yang luas dengan seragam basah kuyup, menangis bersama hujan dan isi kepalanya yang berisik, suara sang Merpati di depan perlahan hilang berganti dengan teriakan seorang perempuan "KENAPA? KENAPA LO SAKIT'IN TEMEN GUA REY?" kedua tangan perempuan itu mengepal kuat, tidak peduli dengan kuku-kuku yang sudah menusuk pada telapak tangan yang pucat "kurang apa dia selama ini? kenapa lo jadiin temen gua mainan? KENAPA LO HARUS SELINGKUH?" Rey menunduk, tidak berani menatap perempuan di hadapannya, rasa ingin menjelaskan pada Ocha terkalahkan dengan guratan malu dalam kepalanya "JAWAB GUA BAJINGAN!!!" mata Ocha memerah- menahan air mata yang seharusnya sudah keluar di detik pertama ketika suaranya mulai meninggi "REY, REY HALLO, YOU OKAY?" kilatan masa lalu itu menghilang, Rey kembali mendengar suara si Merpati Hitam yang masuk dalam indra pendengarnya beberapa staff terlihat panik ketika mata bintang tamu mereka memerah dengan kedua tangan yang berkeringat di ruangan ber-AC dan si Merpati Hitam dengan cepat memberikan segelas kopi miliknya, berharap bisa membantu laki-laki itu menjadi tenang "do you want to tell a story?" Rey mengangguk, kembali menutup buku di genggamannya - - - are you curious? yu kepo'in kelanjutan cerita merekaa dengan bacaa, vote dan komen biar author semangat buat lanjutin ceritanyaa⭐👩🏻‍🌾 ©. arabellberryl 21/06/2024