pain peak

pain peak

  • WpView
    reads 80
  • WpVote
    Stemmen 1
  • WpPart
    Delen 6
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd vri, okt. 14, 2016
WpInfo
Fictie
Romantiek
"semua nya pembohong! semua nya, nggak ada gua percaya" milly andriana,(15) menyukai cowok di sekolah nya. "muhammad fachri" nama cowok itu. ia tahu nama cowok itu dari teman sekelas nya, arin. di tahun kedua, tahun ajaran baru. tidak di sangka milly, sekelas dengan fachri. kelas XI IPA-1. milly senang! ia bisa melihat dan menatap cowok itu sesuka nya. tetapi,.. hari hari baru itu terganti dengan air mata. setahun yang sudah di tunggu tunggu milly sekelas dengan fachri terganti dengan rasa sakit. di samping rasa sakit milly, ia mendapat pengkhianatan dari temannya sendiri,arin. arin mengkhianati milly. masalah masalah yang lain pun menghampiri milly. tidak cukup arin mengkhianati terhadap nya. ia juga harus melepaskan cinta pertama nya,fachri. hari-hari yang ia lewati dengan fachri. apa ini akan berakhir? apa mimpi buruk milly akan berakhir? enough, rasa nya sakit sekali.(alur : maju mundur)*
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Maaf' (Revisi)
  • ARUNIKA ✔ (TERBIT)
  • ALINA
  • Alice & Adrian
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • HARBORED Feelings
  • cewek cupu
  • The Story Of Aghea
  • Inara
  • IS IT LOVE?  [On Going]

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen