Love Hurts.

Love Hurts.

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 9, 2016
Semua orang mengatakan bahwa cinta adalah hal yang indah, tapi tidak bagi Dianna. Semua orang mengatakan bahwa cinta adalah sebuah keajaiban, tapi tidak untuk Dianna. Dianna tidak pernah merasakan yang namanya "Cinta", ia juga berpikiran bahwa ia tidak perlu merasakan yang namanya "Cinta", karena menurutnya cinta hanya akan menyakitinya, seperti di buku-buku bacaannya. Tetapi seorang lelaki tampan yang baru saja ia kenal merubah pikirannya untuk mencoba merasakan yang namanya "Cinta".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coretan Cerita Diana  (Completed)
  • Mas [completed]
  • CINTA TERHALANG JARAK, USIA, DAN KEADAAN
  • SAMPAI BERTEMU NANTI
  • My Stupid Girl
  • Naya
  • (TAMAT) The Truth About Broken Heart (PART 1)
  • Fainful love
  • Coffee
  • Step Love

BAPER ALERT! Yang jomblo boleh baca, tapi awas bisa bikin jantung nggak sehat. HeHe. Bagaimana jadinya bila panggung sandiwara balas dendam berubah menjadi panggung kisah cinta Romeo dan Juliet? . . Bintang Bagaskara menjadi laki-laki pertama yang mengenalkan arti kata jatuh cinta pada Diana Candraya. Namun sayangnya, Bintang juga menjadi laki-laki pertama yang mengenalkan arti patah hati. Bila bagi Diana, Bintang adalah penawar dari semua rasa sakit akibat babak belurnya kehidupan, bagi Bintang, Diana tidaklah lebih dari ajang balas dendam. Hidup Diana yang dulu abu-abu, kini mulai menjadi coretan pelangi. Semerah hati Diana yang bersemi ketika Bintang menjemputnya pertama kali di makam Liana. Sejingga batin Diana yang menghangat ketika Bintang menyatakan perasaannya pertama kali di hadapan seluruh guru dan siswa SMA Harapan. Sekuning sikap Diana yang malu-malu kucing ketika Bintang menjelama menjadi baymax dan mengacak-acak rambutnya gemas. Sehijau harapan Diana yang perlahan tumbuh ketika Bintang mengingatkannya sekali lagi tentang sederhananya bahagia, sesederhana segelas susu cokelat. Sebiru pedihnya luka Diana yang ditorehkan oleh Bintang. Dan seungu perasaan Diana yang campur aduk ketika Bintang menciumnya untuk pertama kali, sebagai janji bahwa ia akan mengembalikan kebahagiaan Diana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines