WHY.....?

WHY.....?

  • WpView
    Reads 2,364
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 2, 2020
Kenapa? kenapa? kenapa? Kenapa semua keluarga ku membenciku Kenapa semua bilang kalau aku itu pembunuh Kenapa ma,pa,kak? KENAPA apa salah ku sebenarnya? kalian selalu menuduh ku membunuh tapi aku tidak pernah membunuh siapapun apalagi ia saudaraku. Semua nya berubah saat aku bangun dari koma. Mama selalu memarahiku,papa selalu membentak ku dan kakak2 ku tidak pernah menghargaiku. Aku rindu kalian yang Dulu yg penyayang,perhatian bukan yg sekarang malah memarahiku dan membentak ku. Kalian tidak pernah memerhatikan ku kalian slalu menuduh ku membunuh. Kenapa? Hidup ku berubah saat aku menemukan "dia" yg bisa membuat ku bahagia dan aku itu merasa kalau hidup ku itu harus ku perjuangkan untuk melawan penyakit ku. Aku memang memiliki sahabat sahabat yg membuat ku senang tapi saat aku bersama nya aku bisa melupakan yg membuat ku tersedih yg ada hanya lah senyuman Tapi semua itu sirna saat dia membenciku dan ia menuduhku. Kalian semua merebut kebahagiaan ku, kalian yg tak pernah memberi ku kebahagiaan malah merebutnya. Apa salahku? Apa aku tak pantas bahagia ?
All Rights Reserved
#10
fiksiremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hidup Dalam Mati [Completed]
  • SOLE MIO [C]
  • KIDULT [OG]
  • Kenangan Terindah
  • TALE OF THE GREAT IMMORTALS[C]
  • Fake Love ©️
  • Apa salah aku?
  • Tak Percaya Cinta [Completed]
  • FOREVER MINE | COMPLETE

Kalau kau boleh senyum, kenapa perlu kau sorokkan? Kenapa kau berpura menahan diri untuk tersenyum ikhlas? Sedangkan aku di sini mahu tersenyum bebas seperti kau. Kalau kau boleh menangis dan mahu menangis, kenapa perlu kau tahan? Kenapa kau perlu pendam walhal kau boleh lepaskan segalanya yang sakit dengan air mata? Sedangkan aku di sini masih menanti empangan air mata untuk pecah, tetapi ia terlalu kukuh, tetapi air nya semakin sedikit. Kalau kau boleh marah untuk perkara yang melibatkan maruah, keluarga atau kawan baik kau, kenapa kau perlu berdiam diri? Bukan maksud aku menyuruh kau buat masalah, tapi sesekali aku rasa kau perlu pertahankan diri dsn mereka. Sedangkan aku di sini... seperti patung, yang membiarkan saja mereka memperlakukan apa sahaja kepada aku. Kau ada perasan, dan kau boleh rasa segala emosi, tapi kenapa kau mahu berpura menyorokkannya? Sedangkan aku di sini... masih tergapai mencari semua itu. "Hati kau tak mati." -Afi Haiman. "Jadi... aku minta kau terus jadi kawan aku ya?" - Ahmad Ilham. "Tak apa... abang ada..."- Bahzi. "Aku-tak, abang... tak pernah abaikan adik."- Bahri. Satu persatu berlaku, setiap satunya membuatkan aku semakin lemah. Hidup... untuk apa? Aku tak tahu kenapa aku masih hidup, tapi aku juga tak mahu mati. Ini kisah aku. Kisah hidup aku, yang tak indah, dan tak juga perit. Mungkin bagi kau yang membaca takkan percaya, tapi... ini benar kisah aku, Nur Basyirah. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° *note: Okay hi😂 This gonna be quite short and might hurt you. Please prepare your heart. Ini hanya rekaan semata, saya minta anda membaca dengan fikiran yang terbuka, hati yang tenang dan dengan hati anda, supaya anda lebih menghayati dan memahaminya. Terima kasih kerana membaca! Maaf andai membosankan ahahaha

More details
WpActionLinkContent Guidelines