Story cover for SECRET by DinnaEldha
SECRET
  • WpView
    Membaca 184
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 8
  • WpView
    Membaca 184
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 8
Bersambung, Awal publikasi Sep 08, 2016
Dewasa
"bapak !! ibu !!! " teriakan itu mulai berdengung ditelinga Abel, Abel mencoba mengingat kejadian dari suara yang beberapa kali  berdengung di telinganya, anehnya semuanya menjadi gelap begitu Abel mencoba mengingat kejadian tersebut. 
siapa yang meneriakkan bapak dan ibunya? bahkan Abel tidak merasa bahwa dia yang berteriak tapi mengapa teriakan itu beberapa kali mendengung di telinga Abel?




Selamat membaca ;)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan SECRET ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
[Yeongyu / Beomjun] SURGA KITA SENDIRI - COMPLETED ✅ oleh trashbeans_
10 bab Lengkap Dewasa
"BEKAL buat siapa?" Beomgyu mendongak. Atensinya berpindah dari kotak bekal lucu di atas meja ke wajah ibunya yang mengernyit penuh tanya. Habis, tidak biasanya Beomgyu menghias bekal makan siang sampai selucu ini. Sempat bingung sedetik harus jawab apa, akhirnya Beomgyu menggeleng. "Buat aku. Makan siang." "Tumben." "Makan siang sama Yeonjun," imbuhnya lagi. Alis ibunya sedikit terangkat. "Oh, yang akhir-akhir ini suka numpang Wi-Fi di sini?" "Numpang Wi-Fi sambil ngerjain tugas, Ma. Iya, Yeonjun yang itu." Tak ingin terperangkap lebih dalam oleh ribuan pertanyaan lain dari ibunya yang ia yakini ada, yang ia tahu juga bahwa mata sang ibu sedang mengekorinya dengan curiga, maka Beomgyu segera menyelesaikan aktivitas menghias bekal itu. Ia buru-buru kabur meninggalkan dapur karena salah tingkah, tidak ingin sampai ibunya menangkap gelagat lain yang ia munculkan dengan tidak sengaja. Seperti, misalnya, pipinya yang mendadak jadi merah muda, atau suara degup jantungnya yang seolah bisa menembus rongga dada. Sedapat mungkin ia harus lari dari pertanyaan yang tak ingin ia jawab. Tapi sayang, ibunya selalu lebih cepat daripada apa pun. "Cuma buat makan sama Yeonjun, tapi kok bekalnya dihias sampe seniat itu? Ada apa?" Mati. Apakah ini salah satu tanda ibunya mulai curiga? --- Genre: School-life, Boys Love, Hurt/Comfort, Heavy Angst with Sad Ending Rating: R Trigger warning: Homophobic environment, rejection, character death (tragically), physical and verbal abuse, violence, abandonment.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
SAH (Menikah Dengan Mantan) cover
[Yeongyu / Beomjun] SURGA KITA SENDIRI - COMPLETED ✅ cover
JADE cover
Become a Parent's [END] cover
MAS JI  cover
sikopet gila dan mafia bengis (yizhan) cover
LANGIT {NEW VERSION} cover
Papa || Lee Juyeon ✔️ cover
 Sweet Bloody Fight  ( pertarungan berdarah Manis)  cover
Ayah Dan Kisahnya ✔️ cover

SAH (Menikah Dengan Mantan)

33 bab Bersambung

Amel di tawari uang senilai dengan jumlah yang harus ia bayar pada rentenir, sementara itu Evan ingin imbalan dari gadis di depannya, tentu saja... tidak ada yang gratis di dunia ini, Evan ingin Amel menjadi pengantinnya. "Kita tidur seranjang lagi?" Amel menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Merasa kikuk dengan pertanyaannya sendiri. Kenapa ia merasa malu? "Kamu mau kita pisah ranjang?" Amel melongo, kemudian mengibaskan tangannya, "bukan gitu maksud aku!" "Ya, terus gimana?" "Kita pisah kamar aja?" "Loh kenapa?" Evan bertanya bingung. "Ranjangku cukup kok buat kita berdua," ucap pria itu, sedikit mengulas senyum tipis kala melihat Amel sedikit gelagapan. "Bukan gitu, Van..." "Ya gitu gimana sih, Mel? Ga paham aku," jelas Evan. "Kita kan cuma nikah kontrak," ujar Amel sambil bercicit di akhir kalimat, hatinya merasa tidak nyaman mengucapkan kalimat itu, bukankah dulu itu keinginannya? "Yang kontrak itu kan perjanjiannya, nikahnya Sah kok, Mel! Nggak salah kalau kita tidur bareng." Amel terdiam. Merasa kalah telak dengan ucapan Evan. Pernikahan mereka Sah, secara hukum dan agama. Yang kontrak hanya perjanjiannya saja. Amel termenung. Benar juga. Lalu, apakah mereka akan menemukan bahagia di antara lika-liku rumah tangga?