Pelangi
  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 29, 2016
Tiga puluh menit kita disini, tanpa suara... Dan aku resah, harus menunggu lama kata darimu... Mungkin butuh kursus merangkai kata... Untuk bicara dan aku benci harus jujur padamu... Tentang semua ini, jam dindingpun tertawa... Karna ku hanya diam dan membisu... Ingin ku maki diriku sendiri yang tak berkutik didepanmu... Ada yg lain disenyummu yang membuat lidahku gugup tak bergerak... Ada pelangi dibola matamu yang memaksa diri tuk bilang... Aku sayang padamu... -Jamrud-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER (COMPLETE)
  • Senja & Bumi
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan
  • Ku Kira Aku??
  • Badboy Is My Husband
  • Senja merindu fajar
  • Zaviera Salsa Anasera
  • Menaklukkan Hati Pria Dingin
  • Love In Scout (Salma-Rony)
  • Garis yang Menyatu

Aku selalu menatapmu dalam diamku, berharap kau sekali saja dapat berpaling kearahku.... Menantimu selama 17 tahun, membuatku mengorbankan setiap apa yang aku punya untukmu... Cintaku, cita-citaku, harapanku, hidupku... semuanya hanya untuk selalu dapat berada disisimu... Namun, saat aku berusaha menjadi orang egois, hanya untuk 3 bulan, kau selalu meneriaki aku dengan kata-kata kasarmu... Kumohon, hanya 3 bulan, tak lebih ! Tapi kau selalu tak peduli ! Aku sakit, bisakah kau temani aku, hanya sebentar saja?Ku mohon.... _oOo_ Tentang rasa yang bertepuk sebelah tangan, tentang harapan dan perjuangan... Bukan hanya soal cinta namun juga hidupnya... Penantian terbalasnya perasaan terpendam, yang tak pernah mampu dirinya ucapkan, bahkan sampai penantian panjang itu terhenti untuk selamanya. "Aku titipkan pesan itu pada Tuhan, untuk menjagamu, menghiburmu dalam sukarnya kisah kehidupan mu. Kali ini, kali ini saja, biarkan aku berbisik, pada satu detik terakhir nafasku, bahwa rasa ini akan selalu sama, I love you Damma."

More details
WpActionLinkContent Guidelines