Ice Girl

Ice Girl

  • WpView
    Reads 191,066
  • WpVote
    Votes 7,805
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 10, 2013
WpInfo
Fanfic
Kupejamkan kembali mataku. Mencoba untuk menikmati lagu yang mengalun lembut dari i-pod-ku. Lagi dan lagi, perasaan ini menyusup ke dalam hatiku. Rasa sakit dan rasa bersalah yang amat dalam. Aku sudah tidak tahu lagi bagaimana cara menghilangkan perasaan ini. Mungkin seumur hidupku, aku akan selalu dihantui oleh rasa bersalah. Ya, aku memang pantas mendapatkannya. "Dasar pembawa sial! Aku menyesal punya keluarga seperti kau ini!" "Yak! Dasar gadis tidak tahu diri! Sudah untung aku masih mengijinkanmu menggunakan marga keluargaku!" "Kau tahu, kau adalah anak terbodoh dan tersial didunia ini! Tidak seharusnya kau menjadi keturunan keluarga Park! Tidak seharusnya kau menggunakan marga 'Park' didepan namamu. Kau sama sekali tidak pantas!" "Aniyo! Aku tidak akan pernah sudi memiliki cucu seperti dia! Dia hanyalah anak pembawa sial bagi keluarga Park! Sudah seharusnya kita membuangnya dari dulu!" --------------------------------------------------------------------------------------------- Park Hye Won, hanya seorang gadis pendiam yang menyimpan luka mendalam sehingga semua orang menganggapnya gadis yang dingin, berhati es dan datar. Cho Kyuhyun, seorang lelaki yang hanya ingin mendapatkan cintanya yang terlalu sulit untuk diraih karena hati gadisnya seolah membeku seperti es.
All Rights Reserved
#794
super
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROblem ✓
  • Hey, Lisa ✔ [TERBIT]
  • Done For Me √
  • Can't Break (END) KTH✔
  • Sacrifice ( Lengkap  )

"Setiap orang ingin menjadi pahlawan dalam cerita besar dunia, tapi aku hanya ingin memiliki kesempatan untuk memeluk mereka." Choi Jisoo berhati batu telah melunak karena rasa bersalah. Yang masih salah, dia melakukannya setengah-setengah, karena hatinya penuh keraguan, tak punya pendirian, seringkali meyakini hal yang salah, dan mudah terpengaruh. "Aku mungkin gila, tapi tidak sebodoh itu." "Aku mungkin bodoh, tapi tidak segila itu." Choi Jennie dan Choi Chaeyoung sedang saling memunggungi. Kini penuh perbedaan, tapi sebenarnya sama. Sama-sama gila dan bodoh. Mereka adalah si pelanggar aturan yang berusaha berubah menjadi manusia penuh pengertian. "Aku adalah aku. Aku tidak ingin berubah, tapi keadaan memaksaku. Tidak semuanya, aku masih melihatmu." Choi Lisa masih minim kepercayaan diri, tapi ingin membuat semua orang melihat ke arahnya dengan rasa kagum. Sepandai tupai menyembunyikan kacangnya, semahir itulah Lisa menutupi perasaannya. Satu-satunya yang tidak berbeda dari mereka adalah kemarahan. Mungkin waktu dan pengalaman akan membuat mereka lebih belajar cara mengendalikan lidah setajam pedang yang tidak mungkin berkarat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines