Mengisahkan Luna, seorang gadis remaja yang mengalami kesedihan mendalam setelah kehilangan kedua orang tuanya dalam kecelakaan tragis. Luna, yang sebelumnya ceria, kini merasa putus asa dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dalam waktu 112 hari, jumlah hari yang dijanjikan ayahnya untuk kembali namun tidak pernah terpenuhi. Selama masa-masa sulitnya, Luna tinggal bersama bibinya yang kejam, namun ia mendapatkan dukungan tak terduga dari Arfin, seorang kakak tingkat di sekolahnya yang tertarik untuk membantu Luna menemukan kembali harapan hidupnya. Arfin bertekad untuk mendampingi Luna dan menunjukkan padanya bahwa ada alasan untuk terus bertahan. Novel ini menggambarkan bagaimana dua jiwa yang saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam menghadapi tantangan hidup, dengan harapan untuk menemukan kembali makna dan kebahagiaan dalam hidup mereka.
More details