We Can't Break The Wall, Can We? [On Hold]

We Can't Break The Wall, Can We? [On Hold]

  • WpView
    LECTURES 61
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juin 18, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Llyn punya mimpi besar, menjadi seorang panglima. Orangtuanya juga mendukung. Hanya saja, fisiknya yang lemah menjadi dinding di antara dirinya dan mimpinya. Semua itu terus berlanjut hingga ia bertemu sosok yang membuatnya tak berhenti berjuang. Seorang gadis yang fobia akan suntikan, namun ingin menjadi dokter untuk menolong orang lain. Llyn berusaha mengikuti jejak gadis itu. Namun, saat kenaikan kelas di kelas 4, gadis itu lenyap, meninggalkan lima pucuk surat misterius untuknya. Llynpun mencoba untuk mengikuti setiap langkah yang terpatri dalam surat-surat misterius tersebut.
Tous Droits Réservés
#584
childhood
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Lentera Lily
  • 0番出口 [END]
  • Playboy Kelas
  • Bianglala Kehidupan
  • mommy aralie?
  • Spike !!! (JKT48 Gen 12 FANFICTION)
  • Bintang [Park Jisung]✓ END
  • Asrama Nomor 12 (JKT48 Gen 12 Fanfic)
  • ✔ Istri Yang mengelola rumah tangga

"Saat bernyanyi suaraku berubah menjadi suara katak." "Apa?!" Semua bermula ketika seorang kakek tua tiba-tiba saja memberikan sebuah lentera usang pada Lily. Namun siapa sangka jika lentera itulah yang akan merubah hidupnya nanti? Malam itu lentera miliknya tiba-tiba menyala, entah datang dari mana tapi puluhan kunang-kunang lah yang membuat lenteranya bercahaya. Saat itulah Lily menyadari hukumannya telah dimulai, ia harus menghilangkan gejala aneh yang mulai muncul pada orang-orang di sekitarnya, dengan bantuan kunang-kunang yang ia temui di gudang sekolah. "Memangnya aku dokter?" Hukuman itu adalah misi yang tampaknya mustahil, selain menyembuhkan penyakit hati orang lain, Lily harus belajar mengesampingkan kebenciannya dan mulai mengerti makna kepedulian yang sebenarnya, sambil berusaha agar tidak melanggar aturan yang membuat mulutnya terkunci. Namun mencari akar masalahnya saja tidak cukup, Lily juga harus menemukan obat penawar untuk mereka. Di tengah tantangan ini, Lily menemukan bahwa rahasia masa lalu dan rasa bersalah yang dipendam menjadi kunci untuk menyelesaikan misinya. Dengan begitu tugasnya selesai. Penasaran dengan ceritanya? Yuk, baca!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu