Story cover for Pineapple by beliadew
Pineapple
  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Sep 11, 2016
Bola mata Arsyla melebar pada detik setelah Adnan menyelesaikan ucapannya. Percakapan ini adalah segala hal yang selalu dirinya hindari selama ini.

Membahas bahwa mereka berdua ini sesungguhnya berada dalam hubungan yang macam apa. Tidak pernah sekali pun diantara keduanya mengucapkan 'aku cinta kamu' atau kalimat memuakkan lainnya. Meski dalam sekilas saja semua orang akan mengklaim bahwa keduanya adalah pasangan.

Tapi tidak dengan kenyataan.
All Rights Reserved
Sign up to add Pineapple to your library and receive updates
or
#23stoppenindasan
Content Guidelines
You may also like
Stay With Me  [On Going] by Mendayu_Aksara
13 parts Complete Mature
"Senior..!" Teriak seorang gadis remaja dengan begitu kencang. "Senior..!" Tambahnya lagi, tak kalah nyaring dari sebelumnya. Namun tetap saja, pemuda tampan yang sedari tadi berjalan menjauh dari gadis belia tersebut, berpura-pura tuli dan enggan berbalik. Tak mendapat respon dari seseorang yang saat ini tengah ia teriaki gelarnya, gadis cantik dengan wajah Asia tersebut menggeram kesal. "Arsya Raysent.!" Teriaknya penuh amarah Seketika, langkah kaki yang tadinya enggan berhenti. Akhirnya memilih untuk diam. Dengan segera, pemuda tampan tadi berbalik guna menatap seseorang yang saat ini tengah meneriaki nama nya dengan begitu tidak sopan. Nampak, ia menarik nafas kasar sembari memejamkan matanya singkat. Dan pada detik selanjutnya, mata hazel yang lebih dominan berwarna coklat terang tersebut, perlahan kembali memilih untuk terbuka. Dan kembali menatap gadis yang saat ini berada cukup jauh dari tempat dimana ia berdiri sekarang. Namun kali ini, mata hazel itu nampak menatap nyalang. "Jangan melewati batasan mu, kau sungguh tidak sopan.!" Geram pemuda tampan tadi "Jika dengen melewati batasan ku, kau bisa memperhatikan ku. Maka akan ku lewati semua batasan-batasan itu" Balas gadis remaja itu dengan berani, kali ini sebuah senyum nampak mulai jelas terukir pada wajah cantik tersebut. Sungguh, Arsya begitu kesal dibuatnya. Namun pemuda itu memilih mengakhiri semua ini, tak ingin memperpanjang kerunyaman yang ada. Dengan segera Arsya kembali berbalik dan melangkah pergi. Entah pada langkahnya yang keberapa, Kembali, gadis bernama Adinda tersebut berteriak lagi. "Aku bersumpah, akan membuat mu jatuh cinta pada ku.!" Teriaknya kencang. Mendengar hal itu, Arsya pun menggeram singkat di tengah lalu nya saat ini. "Bermimpi lah, karena kau sama sekali bukan tipe gadis idaman ku" Balas Arsya masih dalam lalu nya yang enggan berhenti. "Kita lihat saja nanti.! Kau, atau aku yang akan menang.!" Teriak Adinda lagi dengan nafasnya yang memburu.
After I Met You (Hiatus) by IcedMatchaaa_
13 parts Complete
Aurora Jennifer Wilson. Gadis yang selalu keluar dari zona nyamannya, melakukan apapun yang dia inginkan. Melanggar semua peraturan yang ada, menurut Jane peraturan dibuat untuk dilanggar. Ia memiliki seribu tingkah aneh dan konyol. Tapi dibalik semua itu, ada luka yang menganga lebar, tertutup oleh senyuman dan kenakalannya. Ada rasa yang tak pernah bisa diungkapkannya. Terabaikan dan dibandingkan adalah hal yang biasa ia rasakan selama ini. Kakaknya adalah sosok anak yang sempurna bagi orang tuanya, sangat berbanding kebalik dengannya. Itu yang membuat Jane selalu disisihkan oleh keluarganya. Tapi semua berubah ketika ia bertemu dengan lelaki yang selalu menggangunya. Lelaki itu membawa senyum bahagia yang entah kapan terakhir kali ia rasakan. Satu satunya orang yang bisa membuatnya merasa diinginkan. Akankah laki laki itu bisa menyembuhkan lukanya? Atau membuat luka itu semakin lebar? _____________________________________________ Aldrich Jonathan Anderson. Pewaris tunggal Anderson Corp. Induk perusahaan yang bergerak pada bidang pariwisata, yang menguasai sebagian besar hotel dikawasan Eropa dan Asia. Banyak perempuan yang berusaha mendekatinya, tapi tak satupun yang bisa membuatnya tertarik. Keharusan keluarganya untuk pindah ke Indonesia karena urusan bisnis, awalnya membuat Al tidak setuju. Tapi ternyata kepindahannya ke negara Indonesia memberikan suatu hal yang baru. Sesuatu yang tak pernah dirasakan sebelumnya. Ia hanya ingin mengikuti kemanapun gadis itu pergi, melakukan apapun bersama gadis itu. Ia bisa melihat luka dibalik senyuman lebar dan tingkah absurdnya. Membuka pintu hatinya tanpa permisi, membawa rasa yang tak pernah dirasakannya. 🍵🍵🍵 A wattpad teenfiction by @IcedMatchaaa_
You may also like
Slide 1 of 8
Stay With Me  [On Going] cover
Dear Heartbeat [COMPLETED] cover
Tentang Dirimu yang hilang  cover
ALEAGAS [END] cover
After I Met You (Hiatus) cover
Pasangan Aneh (END) cover
Don't Call Me Dora! [Cinta Lama Belum Kelar]  cover
The Cool & Possesive Kakel cover

Stay With Me [On Going]

13 parts Complete Mature

"Senior..!" Teriak seorang gadis remaja dengan begitu kencang. "Senior..!" Tambahnya lagi, tak kalah nyaring dari sebelumnya. Namun tetap saja, pemuda tampan yang sedari tadi berjalan menjauh dari gadis belia tersebut, berpura-pura tuli dan enggan berbalik. Tak mendapat respon dari seseorang yang saat ini tengah ia teriaki gelarnya, gadis cantik dengan wajah Asia tersebut menggeram kesal. "Arsya Raysent.!" Teriaknya penuh amarah Seketika, langkah kaki yang tadinya enggan berhenti. Akhirnya memilih untuk diam. Dengan segera, pemuda tampan tadi berbalik guna menatap seseorang yang saat ini tengah meneriaki nama nya dengan begitu tidak sopan. Nampak, ia menarik nafas kasar sembari memejamkan matanya singkat. Dan pada detik selanjutnya, mata hazel yang lebih dominan berwarna coklat terang tersebut, perlahan kembali memilih untuk terbuka. Dan kembali menatap gadis yang saat ini berada cukup jauh dari tempat dimana ia berdiri sekarang. Namun kali ini, mata hazel itu nampak menatap nyalang. "Jangan melewati batasan mu, kau sungguh tidak sopan.!" Geram pemuda tampan tadi "Jika dengen melewati batasan ku, kau bisa memperhatikan ku. Maka akan ku lewati semua batasan-batasan itu" Balas gadis remaja itu dengan berani, kali ini sebuah senyum nampak mulai jelas terukir pada wajah cantik tersebut. Sungguh, Arsya begitu kesal dibuatnya. Namun pemuda itu memilih mengakhiri semua ini, tak ingin memperpanjang kerunyaman yang ada. Dengan segera Arsya kembali berbalik dan melangkah pergi. Entah pada langkahnya yang keberapa, Kembali, gadis bernama Adinda tersebut berteriak lagi. "Aku bersumpah, akan membuat mu jatuh cinta pada ku.!" Teriaknya kencang. Mendengar hal itu, Arsya pun menggeram singkat di tengah lalu nya saat ini. "Bermimpi lah, karena kau sama sekali bukan tipe gadis idaman ku" Balas Arsya masih dalam lalu nya yang enggan berhenti. "Kita lihat saja nanti.! Kau, atau aku yang akan menang.!" Teriak Adinda lagi dengan nafasnya yang memburu.