Unexpected I Loving You

Unexpected I Loving You

  • WpView
    LECTURES 115
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., sept. 25, 2016
"Berpikir untuk mencintaimu? Oh tidak. Hidupku sepenuhnya hanya untuk membenci sosok dirimu". -Ellen **** Gale adalah lelaki yang berkharisma. Memiliki bola mata seperti bola kristal, sangat indah untuk dipandang. Hanya saja sikapnya yang buruk pada wanita membuat Ellen sangat membencinya. Ketika Ellen sedang merencanakan misi balas dendam untuk Gale. Justru Gale merasa nyaman dengan keberadaan Ellen di hidupnya. Baginya Ellen sosok yang istimewa. Tapi tidak bagi Ellen. Bagi Ellen, tidak ada yang penting saat ini selain membuat sahabatnya bahagia dengan membalaskan perbuatan yang sudah Gale lakukan kepada Dian. **** Setelah sekian lama memiliki kedekatan dengan Gale. Ellen mulai merasa tidak perlu membalaskan perbuatan Gale. Tetapi bukan berarti Ellen mulai memiliki rasa. Apakah akhirnya Ellen dan Gale memiliki perasaan yang sama? Akankah Gale mampu mengungkapkan isi hatinya pada Ellen, setelah ia tahu bahwa mereka berbeda keyakinan.
Tous Droits Réservés
#14
ellen
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Pelampiasan Badung
  • Transmigrasi Adella
  • The Depth Behind The Look (On Going)
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)
  • Caramel (END)
  • TRAP!
  • World Of Magic [2]
  • Stay (Away)
  • Break The Mold [END]

Bell menatap pemandangan di depannya dengan kesal. Sebagai perempuan, Bell sangat mengakui bahwa si anak baru itu memang cantik. Hanya saja, ia tidak tahu ternyata seluruh cowok-cowok tampan sumber moodnya, membenci dirinya tanpa sebab secara terang-terangan dan lebih membela si anak baru dibandingkan dirinya. Si anak baru cantik, tapi Bell juga cantik. Yang membedakan mereka hanyalah bentuk mata Bell yang sedikit spesial. Tapi dimata cowok tampan yang di sukainya, Bell adalah gadis jahat yang rela melakukan apapun untuk mendapatkan keinginannya sendiri, termasuk menyiksa si anak baru. Ini terlalu sedih diceritakan, dimana ketika Vinter, si kapten basket yang dingin. Isaacc, si ketua OSIS yang pintar dan sinis. Storm, si biang kerok alias pentolan di sekolah mereka. Badai, si laki-laki most wanted yang merupakan ketua organisasi pencinta alam, Tidak menyukai Bell, dalam artian menganggap Bell sebagai cewek antagonis tukang siksa. Apa yang harus Bell lakukan, ketika ia tahu, semua hal yang ditunjukkan si anak baru itulah yang kebohongan dan bukan dirinya? Haruskah ia berjuang mendapatkan nama baiknya atau mengikuti saran kedua kembarannya untuk tetap bodo amat?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu