Masih Disini "Di Dunia Asalmu"

Masih Disini "Di Dunia Asalmu"

  • WpView
    Reads 2,204
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 15, 2018
Angin malam berdesir menemani setiap rinduku yang tak kunjung pulih... Aku menatap langit penuh dengan kejora bintang yang seakan diam membisu penuh pilu ... Aku terpaku membayangkan betapa indahnya masa masa ituu... masa dimana kau dan aku masih menjadi "kita" dan masa dimana aku selalu memberikan senyuman terindahku kepadamu.. Yaa...belenggu masa lalu selalu datang dibenakku seakan ingin menemaniku dan tak pernah kunjung pergi... Entah apa yang membuatku selalu saja teringat akan hal itu.. Mungkin kenangan pahit yang seakan akan indah ataupun mungkin kenangan indah dengan setetes kenangan pahit didalamnya.. Tanpa aku sadari aku telah terlalu dalam mengenalmu, hingga aku lupa bagaimana cara keluar dari gelapnya romansa cinta yang akhirnya menyisakan luka. Heyy...masihkah kau disana? ditempat aku singgah untuk pertama kalinya? masihkah kau sama? sama seperti kau membuatku jatuh cinta untuk pertama kalinya? masihkah kau ada? ada disetiap langkahmu menemaniku? yaa... aku tersadar.. aku terlalu berharap.. semua sirna..sirna oleh kejamnya cinta , cinta yang dusta, cinta yang nista, cinta yang tak sama.. cukup... mungkin inilah akhir dari perjuangan cintaku Silahkan bersenang - senang di "dunia barumu" dan jika kau lelah, kembalilah di "dunia asalmu" ... dunia yang tak pernah lelah menunggumu kembali bahkan dunia yang sangat berbeda dengan "dunia barumu"
All Rights Reserved
#75
promise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Rindu Dalam Diam
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • flashback~
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Antara Aksara dan Kata
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • You're Here, But Not For Me
  • Sekali Lagi (End)

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines