Throw Stone

Throw Stone

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 12, 2016
Apasih rasanya jadi cewek bar-bar yang biasa teriak-teriakkan? Yang suka ngumpulnya bareng anak cowok? Rasanya jadi cewek tapi dianggap cowok sama orang lain? Pasti banyak yang bertanya-tanya tentang itu semua. Cerita ini adalah kisah dari seorang perempuan yang telah merasakan semua pertanyaan diatas tadi. Mulai dari gak dianggep anak cewek sampai susah dapet pacar. Mulai dari A-Z sudah dia rasakan. Sebenarnya, jauh dilubuk hatinya, dia ingin sekali merasakan menjadi perempuan sesungguhnya dan merasakan apa itu mencintai dan dicintai. Akankan dia dapat merasakan hal itu?
All Rights Reserved
#35
devina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya
  • Into You [TAMAT]
  • Fake Nerd Girl (COMPLETED)
  • REGANA (END)
  • ALRIN
  • THE CLIMB [Completed]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines