Kombur
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 12, 2016
WpInfo
Non-Fiction
ini adalah cerita keseharianku, yang dikemas dalam bahasa bebas atau bahasa sehari-hari. logat dalam tulisan ini diadaptasi dari logat ngomongnnya kebanyakan orang Medan, mungkin bagi kalian yang tidak tinggal di Medan tidak terlalu paham dengan logat dalam tulisan ini. Mungkin perlu beberapa saat untuk memahami isi tulisan ini yang agak susah dicerna, apalagi dicerna perut. iya memang, memang konsepnya bahasa keseharian, tapi percayalah disetiap hal yang aku omongin di kombur akan ada sedikit bumbu-bumbu ilmu yang dapat sama-sama kita gali lagi. aku tidak mempersilahkan masuk kedalam setiap tulisanku, tapi aku hanya membukakan pintu, urusan masuk tidaknya dirimu ku serahkan sepenuhnya pada dirimu. tulisan ini juga aku posting di www.bodhensusanto.com/kombur . Mengapa aku juga memposting disini, karena aku sadari membuka webblog tidak semudah mengakses wattpad, jadi aku coba memperluas postingan tulisan-tulisanku. aku persilahkan untuk siapa saja memberi tanggapan terhadap tulisanku ini. baik itu tanggapan buruk maupun tanggapan baik, akan aku terima dengan senang hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • The Travelogue
  • Pulang | Blaze & Ice |  (✓)
  • MANUSIA DONAT; SEBUAH PROYEK TERBENGKALAI
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • BOBOIBOY : ANGKARA LAIN
  • Perjuangan Hidupku
  • Senior!
  • M E M O R Y  (On Going)

Aku marah bukan berarti aku benci kalian! Aku hanya kesepian. Aku kesepian kak... Tidakkah kalian melihat itu? Aku merindukan ayah yang dulu memelukku Aku, merindukan kalian yang tidak pernah bisa ku gapai *** Ini kisah [Name], si bungsu elemental yang kehilangan segalanya. Bunda, ayah dan saudaranya. Ketujuh elemen menganggap dia egois yang menyebabkan mereka kehilangan orang tua. "Ini salah bocah itu!" -Blaze "Aku benci anak itu!" -Solar "Dulu kita kehilangan bunda juga karena dia," -Taufan "Kak, jika dia tidak ada. Apa bunda dan ayah masih hidup?" -Duri "Sebenarnya, [Name] terlalu kecil untuk disalahkan. Jika ku pikir lagi [Name] tidak salah akan kematian bunda. Tapi untuk ayah, dia memang salah. Dia melihat sendiri bagaimana wajah pucat ayah, kenapa dia tetap memaksa pergi?! Dia sama sekali tidak peduli!" -Ice "Aku kehilangan dua kali karena kau bocah!" -Halilintar "Kak gem disini, adikku tidak sendirian." -Gempa ⚠⚠⚠ BoBoiBoy dan kawan-kawan hanya milik monsta. Saya cuma meminjam karakternya Cerita ini murni pemikiran saya Akan ada kemunculan tokoh imajinasi milik saya

More details
WpActionLinkContent Guidelines