Medicine Love

Medicine Love

  • WpView
    Reads 459
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 15, 2018
Ketika aku berjalan di belakang mu. Kamu diam tak pernah menoleh. Ketika kamu pergi, kamu baru menoleh dan menyadari bahwa aku telah berhenti untuk mengikuti langkahku. Kamu tau Raihan? Ternyata sejauh apapun aku menghindarimu, aku tetap akan kembali padamu. Ah ya. Mungkin karena memang hanya kamu yang di takdirkan untuk mengobati perasaan konyol ku ini. [Bogor, 01 Januari 2018]
All Rights Reserved
#469
perawat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Solace [Tamat]
  • PAMIT (END)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Covered • Osh ✓
  • All of the stars [Bulan's]
  • My Cold Husband [COMPLETED]
  • Reyna Aprillia
  • You And I
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Shadow Of You ⚘

"Gimana kalo kita nanti nikah, tapi kita nikah saat kita udah hopeless sama percintaan," ucap Sevda tatkala ia dan Javin saling berbagi makanan di kebun kecil sebuah butik pakaian. Di saat menemani ibu mereka yang tengah sibuk berbelanja pakaian di dalam butik. **** "Gue ke sini buat nagih janji," ucap Javin kepada Sevda di saat malam hari ketika rumah mode milik Sevda akan tutup. Sevda sangat terkejut akan kedatangan Javin yang tiba-tiba setelah lama tak bertemu dan berjanji untuk menjaga jarak. Namun tiba-tiba malam ini, Javin datang dan menagih janji yang pernah ia ucapkan dulu semasa sekolah menengah atas. "Janji apa," tanya Sevda pura-pura lupa akan janji tersebut. "Lo mau kan nikah sama gue? Gue udah hopeless soal percintaan." Javin mengatakannya dengan mudah dan wajahnya terlihat sangat putus asa. "Tapi gue belum hopeless soal percintaan," tolak Sevda tegas karena ia memiliki kekasih dan ia mencintai kekasihnya itu meski hubungan mereka tanpa restu kedua orang tuanya. Javin bangkit dari duduknya, "Okay, gue tunggu lo hopeless." Setelah itu berjalan menuju pintu untuk pergi meninggalkan ruangan Sevda. "Dasar dokter gila," teriak Sevda dan Javin tak mempedulikan itu. Note: Cerita baru, lanjutan dari Half of Rain dan Dreeblissa. Selamat membaca kisah dokter Javin dan disainer Souri Sevda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines