My [Bad] Boyfriend

My [Bad] Boyfriend

  • WpView
    Reads 357,457
  • WpVote
    Votes 23,137
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 9, 2017
Bagaimana rasanya mempunyai pacar yang sangat acuh terhadap kita? Rasanya ingin segera mengakhiri saja bukan? Tapi, bagaimana jika kita benar-benar telah jatuh hati padanya? Lalu apa yang akan Prilly lakukan terhadap Ali yang seakan tak pernah menganggap dirinya ada? Terkadang yang terlihat buruk belum tentu selalu buruk. *** Hai,ini cerita aku pribadi ya yang emg sengaja di publish di akun ini. Sama kyk Sahlaa di cerita Sempat Memiliki. Enjoy sama story kita di SAStory_ ya guys! Inget jan lupa vote dan comment hehe. Thank you so much! *** A story by Adinda/Aya #74 in fanfiction - 23/12/16 #66 in fanfiction - 24/12/16 #61 in fanfiction - 25/12/16 #59 in fanfiction - 26/12/16 #46 in fanfiction - 27/12/16 #40 in fanfiction - 28/12/16
All Rights Reserved
#165
aliandoprilly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • BAD GIRL!! [Completed]
  • Inginku Memilikimu
  • Stay (Away)
  • Ambitions {END}
  • APL (1) APRILL (Ali, I Love You)
  • I Don't Understand
  • Ali Alfikri [Selesai]

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines