Chatrooms

Chatrooms

  • WpView
    Reads 48,154
  • WpVote
    Votes 6,691
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 16, 2018
Call me hyperbolic, tapi buat gue, ngobrol secara langsung itu awkward banget - Jeremy Mario Ditya, Hubungan Internasional unpad, mahasiswa lama. Gue kadang suka ga tega buat negur orang secara langsung. Gue lebih suka negur orang lewat chat. - Surya Aditama Putra, ilmu politik unpad, calon imam keluarga yang baik. Hah? Apa? Bentar-bentar gue balesin chat dulu - Brian Tama Dewangga, Hukum unpad, calon lawyer kesayangan mama-papa kamu. Chat gue ajalah biar ngehemat waktu - Aldebaran Abimanyu, sosiologi unpad, cuek cuek menghanyutkan. Eh, aduh, nggg.... bentar ya - Yusuf Danish Wirasena, sosiologi unpad, junior rasa senior LINE! ** a spin-off story of @akidoverseas' Ketika Ale, @jessyraa's Us Against The World and @twistedmilkyway's Archive
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • More Than Senior
  • RASKAY : We Are Friend ? You Okay With That ? [END] ✅
  • Raja dan semestanya
  • ANGKASARAYA 2 [END]
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • Milan & Rou ✔
  • friendship dump
  • DIKANESHA
  • Bukan Sekedar Kagum

"Gw mau ngomong serius. Please, dengerin baik-baik." Ucap jauhar dengan wajah serius menatap aisyah. Mendengar itu aisyah jadi panas dingin, jantung berdetak lebih kencang. "Syah, dari awal gw liat lu, gw ngerasa lu cewe yang beda. Lu berani dan lu bisa buat gw penasaran siapa lu sebenarnya. Entah dari kapan gw mulai jatuh cinta sama lu, intinya gw sayang sama lu, syah." Aisyah diam saja, dia bingung harus bereaksi seperti apa. "Gw mau komitmen sama lu, tapi kalo lu merasa ga nyaman sama gw, lu boleh pergi, asal bilang. Kalo lu nyaman sama gw pun sama, bilang. Biar kita pacaran." "Biarin gw yang jaga lu." Ucap jauhar memberi jeda. "Lu mau?" Aisyah cukup lama terdiam sebelum akhirnya menggangguk. "Komitmen dulu, kan?" Tanyanya menyakinkan, masih trauma dengan yang namanya hubungan. "Iya, tapi lu bisa ngambil keputusan nanti. Lu nyaman atau ga sama gw." Ucap jauhar. ****** Apakah mereka bisa saling menjaga hati satu sama lain? Kalo penasaran ayo..intip-intip cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines