It Will Rain

It Will Rain

  • WpView
    Reads 2,092
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 28, 2016
Malam ini hujan lebat Mengguyur tubuhku yang meringkuh Meratapi kisah dulu dan sekarang Kisahku, keluargaku, dan dirimu Cinta... Biarkan mengalir dalam diri Biarkan jatuh dalam hati Biarkan menangis dalam sepi Biarkan datang dan pergi Cinta... Ciptaan Tuhan yang penuh problematika Pemahaman untuk dimengerti Ketangguhan untuk dihadapi Apakah cinta bisa mengembalikan kebahagiaan? Apakah cinta bisa memberikan arti hidup? Apakah cinta memandang status? Apakah cinta memandang tubuh? Aku ingin seperti orang lain Merasakan kesempurnaan cinta Bahagia karena orang yang dicintainya Merasakan sempurnanya hidup Tuhan, jatuhkan aku sejatuh-jatuhnya pada hati yang benar Aku tidak ingin hati yang Kau ciptakan dipatahkan cinta Aku tidak ingin merasakan lagi pedihnya cinta Aku tidak ingin berpaling dariMu karena cinta Karena,.. Cinta adalah anugerahMu yang paling indah --- Storyku kali ini akan mengangkat kisah tokoh Sasya dari story lamaku KELABU Lebih dalam dan lebih seru dari story sebelumnya Jangan lupa vote ya 
All Rights Reserved
#3
mungkinkah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • You are in my past and my future [END]
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Sahabat Jadi Cinta (RiFy)
  • Cinta Dua Arah ( On Going )✨
  • DIA SUNSETKU
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • Rintik Terakhir

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines