1001 Celoteh Tentang Puisi

1001 Celoteh Tentang Puisi

  • WpView
    Leituras 5,234
  • WpVote
    Votos 107
  • WpPart
    Capítulos 15
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, set 25, 2017
WpInfo
Poesia
Membicarakan puisi tidak akan ada habisnya. Selama kata-kata tidak hanya cukup untuk sekadar berkata saat itulah puisi akan hadir sebagai sebuah jalan lain mengungkapkan sesuatu. Desah angin adalah puisi, gemericik air adalah puisi, helai napas adalah puisi, semua yang ada dan tiada adalah puisi. Dari waktu ke waktu, perkembangan puisi semakin liar saja. Kehadiran puisi digital misalnya, membuat puisi tak lagi menjadi sesuatu yang susah ditemui. Berbagai kemudahan menikmati puisi dengan media sosial adalah salah satu perubahan yang mencolok beberapa tahun terakhir. Namun demikian, puisi tetaplah puisi, terlepas dimana dan darimana dia terlahir. Puisi seolah hadir dalam setiap situasi, politik, ekonomi, sosial, agama, dan seluruh aspek kehidupan. Hal ini semacam virus yang menjangkiti seluruh kalangan masyarakat, dari yang kaya sampai miskin, yang sarjana hingga tukang becak pun tak lepas dari "kejahilan" puisi yang melukiskan mereka dengan kanvas yang rasanya tidak akan pernah kering. Berbagai polemik di negeri ini misalnya, tak juga luput dari mata tajam para penyair yang akhirnya menelurkannya menjadi sebuah puisi "pemberontakan" semacam puisi-puisi Wijhi Thukul. Perkembangan puisi tentu tak lepas dari pro-kontra. Pro-kontra ini jugalah yang mau tidak mau terkadang menjadikan puisi dan penyair sebagai sasaran empuk "bualan-bualan" yang akademis. Esai-esai tentang puisi semakin banyak dan beranak-pinak. Oleh sebab itulah penulis juga tak ingin ketinggalan untuk membuat celoteh-celoteh tentang puisi bertajuk "1001 Celoteh Tentang Puisi". Mengingat penulis bukan dari golongan sarjana sastra, apalagi masuk dalam buku "33 Sastrawan Paling Berpengaruh" yang kontroversial itu, maka penulis sangat menyadari masih dangkalnya uraian-uraian yang akan disampaikan. Meski demikian, rasanya bukan menjadi alasan untuk tidak menuliskannya. Selamat memperkosa puisi.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Naracia teneresia TAMAT
  • HADES
  • Batas-Batas Eksistensialisme
  • Dia Arsen (END)
  • Goresan Pena
  • Fear Of Abandonment
  • Horibble Woman (END)
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • DANGEROUS GABRIEL | Perjodohan (Complete)
  • REGATHAN [END]
  • Pengakuan Sang Semesta
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Coretan Literasi Tanpa Dedikasi
  • ON SIGHT (Completed)
  • Aksara Tak Bertuan
  • My Cold Husband [COMPLETED]

Sedang mengumpulkan niat untuk merevisi Revisi sesuka hati,awokawok Namanya NARACIA TENERESIA,Naracia yang berarti cerita dan Teneresia diambil dari arti pohon kesepian,ia seperti namanya dia gadis yang seakan tak dianggap keberadaannya seakan orang sekitarnya tidak perduli,dia baik namun dijahati,dia sedih namun semua menertawainnya,hingga akhirnya dia memiliki 2 sahabat yaitu raina dan shalsa,hanya mereka yang perduli pada naracia,sampai akhirnya seorang laki laki berhasil mengusik ketenangannya,hingga akhirnya dia harus memilih antara hidup dan mati. apa yang akan dia pilih?dia butuh cinta semua orang,tapi semua orang menginginkannya mati. "LO ITU CUMA B,E,N,A,L,U JADI BUAT APA LO HIDUP,MENDING LU MATI,BIAR GA NYUSAHIN"BENTAK SEORANG COWOK "IYA,GUE EMANG BENALU,HIDUP INI ADIL SANGAT ADIL GUE MEMILIH UNTUK TETAP HIDUP,DAN GA AKAN MEMBERIKAN APAPUN SEBAGIAN DARI HIDUP GUE"UCAP NARACIA "LO EGOISSS,CUMA LO YANG BISA NYELAMATIN DIA,HIDUP LU GA BERGUNA NARACIA"TERIAK COWOK ITU "TERUS SIAPA YANG AKAN NYELAMATIN HIDUP GUE HAH?LO?LO JAHAT BANGET Kak,SUMPAH,DENGER BAIK BAIK GUE GA AKAN PERNAH MEMBIARKAN APAPUN DARI TUBUH GUE HILANG,CUMA KARNA LO"TERIAK NARACIA KEMUDIA BERLARI PERGI "GUE PASTIIN LU MAU NAR"UCAP COWOK ITU Jika ada kesamaan dalam cerita dan dialog,mohon maaf,ini murni hasil pemikiran sendiri,dan saya mengakui bahwa terinspirasi dari beberapa cerita,tapi tidak ada niat untuk memplagiat,atau meniru

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo