Aap Se AashiQui

Aap Se AashiQui

  • WpView
    Reads 6,735
  • WpVote
    Votes 376
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 5, 2016
Selangkah lagi Shanaya menginjakkan kakinya dihalte namun terhenti seketika setelah dia melihat seorang pria tengah duduk dengan tenang dikursi panjang yang tersedia dihalte tersebut. Shanaya bertanya-tanya dalam hati kenapa pria ini selalu muncul dihadapannya akhir-akhir ini, dia sejenis hantu atau apa sih yang bisa muncul dimanapun dia mau dengan tiba-tiba. *** Hari ini sebenarnya Shanaya tidak berniat sama sekali untuk keluar rumah. Tapi entah sedang kerasukan apa, gadis itu selalu memikirkan pria yang hadir mengisi hari-harinya belakangan ini. Pria yang dengan seenaknya saja muncul tiba-tiba dihadapan Shanaya. Pria yang menyebalkan tapi cukup menyenangkan. Shanaya benar-benar menyukai cara tersenyum pria itu. ***
All Rights Reserved
#42
bollywood
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Destiny [COMPLETED]
  • Hope Was My Mistake
  • Bricia's world (Part Gak Lengkap)
  • I Win, Baby ✔ [Warren Series #1]
  • ZAYYAN AL-FARIZI (SELESAI)
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • KANAYA (REVISI)
  • ALISYA &Alvaro

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines