Love That Awaited

Love That Awaited

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Sep 16, 2016
My first love "Aku belum pernah benar-benar menyukai cowok. Jika teman temanku memulai 'pdkt'-nya atau bahkan pacaran, aku belum sampai di tahap itu. " Yah itu yang aku tulis di diary ku. Tapi sebelum aku melihatnya pada saat hari pertama di SMA. Waktu pertama kali melihatnya aku berfikir,mungkin dia adalah pangeran yg sudah di kirim kan tuhan untuk ku. Tapi yg pasti,dia adalah cowok yang paling tampan yg pernah kulihat! & aku bersumpah akan menjadikannya pacarku. Saat pembagian kelas aku benar² berharap kalau aku sekelas dengannya. Dan aku merasa seperti orang yg paling bahagia sedunia karena tuhan mengabulkan doaku! 'Oh.... Thanks god!!' yg ku tau namanya adalah Kevin Williams. ~di kelas~ 'mmm.... Oke,aku memang sekelas dengannya,tapi apakah tidak ada orang yang aku kenal di sini!?! ' gerutuku. Aku memilih tempat duduk di depannya agar bisa selalu melihatnya dari depan. Saat aku sedang melamun memikirkannya tiba²..... "Hai!.......,aku boleh duduk di sini gk?".........
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fake Girlfriend [END]
  • Arsyilazka
  • Tentang Dia (END)
  • East sky first love
  • Bukan Lagi yg Pertama
  • You Are My Destiny
  • ♚BEST FRIEND ZONE♚
  • He Wrote My Name Wrong
  • BE A RAINBOW

- Cerita pertama saya di wattpad - Karin tiba-tiba didatangi oleh Eky cowok paling populer di sekolah yang memintanya untuk jadi pacar. Karin yang sejak awal tak tertarik langsung menolaknya. Tapi Eky punya rahasia yang membuat Karin tak punya pilihan lain selain menuruti permintaan itu. "Berapa lama aku harus melakukannya?" "Hm... Berapa lama ya..." Kata Eky belum sempat memikirkannya sampai disitu. "Sampai aku bilang Kau sudah boleh berhenti." Jawab Eky tersenyum tanpa rasa berdosa. "Mana bisa begitu, berikan batas waktu yang jelas." Protes Karin. Senyuman di bibir Eky meredup. "Apa Kau tidak memahami situasimu? Sudah ku bilang kan? Kau tidak punya pilihan."jawab Eky. Watak Cowok ini benar-benar tak se-menawan wajahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines