Sweet Edelweiss

Sweet Edelweiss

  • WpView
    Membaca 941
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 25, 2016
"Elo mau jadi pecinta alam kayak Davin? Gila aja lo!" "Tapi gue harus ngebuktiin ke dia kalo gue bisa!" "Dasar kepala batu!" "Bodo amat!" "Emangnya kalo elo jadi pendaki gunung, trus bisa ngubah semuanya?" Lana masih berusaha mencegah niat sinting sobatnya. "Iya." Arin tersenyum mantap. Penuh tekad. Arin bukanlah petualang alam bebas yang senang menantang bahaya. Dia hanya seorang cewek yang terbiasa hidup nyaman. Sampai suatu hari dia memutuskan untuk menjadi pendaki gunung demi meraih kembali cintanya yang hilang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#203
arin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Titik Nol Paling Sunyi
  • CINDY : Sebelum Aku Pergi
  • The Unwritten Rule [21+]
  • My Little Monster - Completed
  • THE CLIMB [Completed]
  • ALEXON [END]
  • It's Definitely You
  • FINDING CINDERELLA | ✔ | FIN
  • Ei-Bree My Betelgeuse (Indonesia)
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)

Zeya bukan perempuan yang mudah mengeluh. Tapi hidup, pada satu masa, tak memberinya pilihan selain diam-dan terluka dalam sunyi yang panjang. Sebagai bendahara dalam organisasi pecinta alam di kampusnya, Zeya dikenal cekatan dan tulus. Ia tak pernah membayangkan bahwa sebuah kehilangan kecil bisa meruntuhkan dunia yang ia bangun sendiri-kepercayaan. Fitnah datang dari tempat paling tak disangka: sahabatnya sendiri, Silvi. Orang yang ia bantu bertahan hidup, yang ia beri tumpangan, bahkan ia bela melebihi dirinya. Ketika uang kas organisasi hilang secara misterius, semua mata tertuju padanya. Silvi diam, lalu mengutuk. Dan semua orang percaya. Dunia menjauh. Kata-kata menjadi tajam. Zeya mengganti uang itu diam-diam, tapi luka sudah tertanam. Hanya satu dua yang tak ikut menghujat. Salah satunya: Beril, pria slengekan dari tim basket kampus. Masa lalu Beril juga dipenuhi tuduhan. Tapi entah mengapa, ia melihat Zeya tak sebagai pelaku, melainkan sesama korban. Ada pula Awan, junior yang ceria, jujur, tapi menyimpan luka dalam dari keluarga yang tak pernah utuh. Ia mengagumi Zeya dalam diam, menjadikannya tempat berteduh saat badai rumah makin kencang. Gunung menjadi tempat yang menyembuhkan. Tapi bahkan puncak pun tak bisa memulihkan luka jika hati tak tahu caranya memaafkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang sunyi, tentang bagaimana fitnah bisa membunuh yang tak bersalah, dan tentang satu perempuan yang menemukan kembali kekuatannya-pelan-pelan, dari titik nol yang paling sunyi. ---

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan