Sweet Edelweiss

Sweet Edelweiss

  • WpView
    Reads 941
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 25, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
"Elo mau jadi pecinta alam kayak Davin? Gila aja lo!" "Tapi gue harus ngebuktiin ke dia kalo gue bisa!" "Dasar kepala batu!" "Bodo amat!" "Emangnya kalo elo jadi pendaki gunung, trus bisa ngubah semuanya?" Lana masih berusaha mencegah niat sinting sobatnya. "Iya." Arin tersenyum mantap. Penuh tekad. Arin bukanlah petualang alam bebas yang senang menantang bahaya. Dia hanya seorang cewek yang terbiasa hidup nyaman. Sampai suatu hari dia memutuskan untuk menjadi pendaki gunung demi meraih kembali cintanya yang hilang.
All Rights Reserved
#291
arin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Binar Matahari
  • Yes, That's Love
  • My Little Monster - Completed
  • ArinSecretStory{end}
  • Ei-Bree My Betelgeuse (Indonesia)
  • eternal flower
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)
  • Titik Nol Paling Sunyi
  • CINTA YANG NYATA
  • setangkai mawar di musim dingin

Ari , bukan panggilan untuk lelaki yang orang lain kira, Ari adalah Ari , Binar Matahari. Elang terkekeh , mengacak pelan rambut Ari "Ada peraturan baru" Ari mengerucut "Tuh kan peraturan lagi...." Elang tertawa gemas "Harus nurut pokonya" "Apa kali ini?" "Peraturannya, setelah ini Binar Matahari harus bobo dengan nyenyak, mimpi yang indah, dan jangan lupa bawa aku dimimpi kamu" Ari mematung, mencerna setiap kata dari Elang, hingga ia merasakan benda kenyal yang menyapu bibirnya. Elang menciumnya. Memagut perlahan bibir mungil Ari meskipun tanpa balasan dari sang empu. '''''''''''' Maaf... Jika aku terlalu percaya diri perihal hati. Berfikir bahwa aku adalah duniamu, pun sebaliknya. Ternyata aku salah kaprah, mempercayakan segalanya tanpa ada celah. Sehingga ketika kebenaran terungkap dengan lengkap. Janjiku harus ku tarik dengan sempurna, bahwa saat ini aku harus pergi tanpa tapi. Menjadi senja yang (tak mungkin) meninggalkan luka. Karena memang dihatimu, tak pernah ada aku. Terimakasih karena pernah ada. Meskipun hanya pura-pura. ==========

More details
WpActionLinkContent Guidelines