Imperfect Feeling

Imperfect Feeling

  • WpView
    Reads 1,738
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 4, 2017
Dunia ini dipenuhi manusia. Dengan sikap yang berbeda beda. Dan rupa yang berbeda juga. Ayolah, perhatikan omonganmu sekali saja. Jika kamu benar benar mencintai seseorang, buat dia mengerti, buat dia menjadi temanmu yang akan menceritakan seluruh kehidupannya padamu. Jangan terfokus pada kebahagiannya saja. Beritahu dia, bahwa kamu benar benar mencintainya. Apapun yang terjadi, tetap di sampingnya. Sekalipun kesedihan terdalamnya bisa menyakitimu juga. Katakan pada hatimu bahwa suatu hari kamu akan berhenti bermain dan berhenti di satu orang saja. Dengan hatimu, kamu harus menyempurnakan perasaan orang lain juga. Cover by : @PurpleClone
All Rights Reserved
#27
last
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu [SELESAI]✔
  • For A Love
  • SENA
  • INFINITY
  • Rahasia Rasa (COMPLETE)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Stupid Love [END]
  • Ruang Biru [ON GOING]
  • PERJALANAN CINTA (PC)
  • Hello, Goodbye.

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

More details
WpActionLinkContent Guidelines