Listen
  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 10, 2017
KAREN Gadis Cantik bak Dewi Yunani penuh dengan multi talenta membuat siapa saja bertekuk lutut dibuatnya. Di tambah lagi ia seorang atlet basket terkenal di negaranya dan juga Anak dari seorang pengusaha terkaya di dunia. Tepat pada umurnya yang ke 17 tahun ia memilih untuk kembali ke negara keduanya itu. Hingga ia bertemu dengan Exel yang berhasil menaklukan hatinya. Seiring jalannya waktu hubungan mereka baik baik saja,Tapi dibalik semua itu sia sia karena pemeran dari masa lalu keduanya datang tanpa tanda tanda. Dan juga, ada hal yang disembunyikan membuat salah satu dari mereka mengetahui hal tersebut. Bukan hanya itu, Karen yang terlihat baik baik saja diluar ternyata ia berusaha menghindari masalah masalah yang datang di hidupnya. •Apakah hubungan mereka akan bertahan seiring munculnya masalah masalah yang ada atau akan menyerah begitu saja? === "Lo yang mengawali dan lo juga yang harus mengakhiri."
All Rights Reserved
#69
basketball
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Impossible
  • Ini Rekor Diriku: Tahap 2
  • GAVILEON [END]
  • Troublemaker's
  • GEOCEAN [END]
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Back For Me (Completed)
  • When Love Became a Memory

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines