Lucky Fans

Lucky Fans

  • WpView
    Reads 1,807
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 5, 2016
"Keberuntungan itu ada pada diri seseorang" Seperti 7 sahabat yg kukuh berjuang demi mendapat kan izin dari orang tua mereka, agar dapat melihat idol² yg mereka banggakan itu, namun sayang ke2 orang tua mereka ada yg mendukung dan ada pula yg tidak mendukung, dengan alasan" tidak penting menonton orang² seperti itu" "Mereka yg belum mendapat izin dari orang tua, sering kali mencoba nya, tetapi al hasil mereka selalu gagal dan sering kali mendapat bekas 5 jari itu di pipi, yup!! Tamparan. "Kenapa aku gak boleh!!, aku gak minta hartta aku cuma ingin meminta izin dari kalian, aku kan juga ingin seperti mereka, aku tau hidup ku ini gak seindah apa yg mereka punya dan apa yg mereka miliki, tapi aku hanya ingin melihat idol ku saja!!!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BHS
  • Menanti Hangatnya Hati
  • Destiny(?)
  • I Love You Xiao Zhan
  • seorang anak santriwati yang mengangumi anak ustadz kiyai
  • my way || [zeeshel]
  • Adek Abang || END
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • Jaeyong Fams
BHS

"Setiap manusia pasti punya kecewanya masing-masing, maka hal besar yang wajib dihindari adalah dengan tidak menaruh harapan pada manusia lainnya". "Paham kan sama apa yang Oma bicarakan nduk, le ?". "Rio sih paham Oma, tapi sedikit hehe" sementara Disa hanya mengerjapkan matanya ketika berusaha mencerna nasihat yang Oma nya berikan. "Emmm kalo sekarang sih Disa gak paham Oma, tapi kalo besok besok aja pahamnya gak apa-apa kan ? Disa kan masih kecil Oma, belum pintar kayak bang Rio" "Halah Disa mah pahamnya cuma eskrim mochi Oma, kalo yang kayak ginian otaknya gak bakalan nyampe" "Bang Rio apaan sih, kan emang aku masih kecil mana ngerti yang begituan. Liat nih umur aku tuh masih 7 tahun". Disa menunjukkan jarinya tapi tidak sesuai dia bilang 7 tapi jari yang ditunjukkan ada 8 "Itu delapan peak". Rio hanya bisa memutar bola matanya jengah Oma yang melihat kedua cucunya pun hanya terkekeh "Iyaa kalian memang masih kecil, tapi kan tidak ada salahnya menerima nasihat dari Oma. Mumpung Oma masih ada". Setiap nasihat yang Oma nya berikan memang mengandung kalimat-kalimat bijak dan mungkin lebih cocok untuk orang yang lebih dewasa. Namun tidak menutup kemungkinan jika suatu saat cucunya yang masih kecil-kecil itu akan selalu mengingat nasihat yang diberikannya. Berharap pada manusia memang hal yang harus dihindari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines