Story cover for Stalker by Fumiki_Hachi
Stalker
  • WpView
    Reads 519
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 519
  • WpVote
    Votes 92
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Sep 18, 2016
'Stalker', mungkin kata itu bisa mendiskripsikan seorang penguntit atau sesaeng, tapi bagi Sivia yang udah mendedikasikan diri sebagai stalker hal itu mempunyai arti sendiri baginya. Ya, Sivia menganggap dirinya adalah bayangan dari seorang Park Chanyeol, dimana ada Chanyeol di situ ada Sivia. Tapi sudah hampir satu tahun Chanyeol gak sadar kalo selama ini Sivia telah menyukainya, dan bagaimana respon Chanyeol yang akhirnya tahu kalau selama ini dia mempunyai stalker? Apakah Chanyeol membalas perasaan Sivia atau malah mengabaikannya?
All Rights Reserved
Sign up to add Stalker to your library and receive updates
or
#117sivia
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
LANGIT JINGGA (TAMAT) cover
Relationshit - [SUHO] cover
[DEARY AZA] cover
Oh Sehun Vs Park Chanyeol cover
MY IDOL MY LOVER cover
Really??? cover
Melt The Ice (Park Jihoon - Wannaone) cover
Zo Untuk Zia  cover
Second Love cover

LANGIT JINGGA (TAMAT)

59 parts Complete

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"