Story cover for From The Guilty by ShanAFitriani
From The Guilty
  • WpView
    GELESEN 3,009,837
  • WpVote
    Stimmen 235,330
  • WpPart
    Teile 41
  • WpView
    GELESEN 3,009,837
  • WpVote
    Stimmen 235,330
  • WpPart
    Teile 41
Abgeschlossene Geschichte, Zuerst veröffentlicht Sep. 20, 2016
Sinopsis :

Kiara Phoebe seorang gadis ceria yang memiliki mimpi dan bakat di bidang seni musik. Ia adalah gadis cantik yang murah senyum dan ramah pada semua orang, namun di balik senyuman ceria yang selalu ia tunjukkan ke semua orang, ia menyimpan sebuah beban besar nan gelap di hatinya. Beban yang membuatnya rela mengubur mimpi cemerlangnya dan memilih menjadi sekertaris seorang CEO tampan namun menakutkan bagi karyawannya.

Jarvis Brahms dulunya adalah pria tampan yang ramah dan baik. Namun ia berubah derastis saat salah satu kebaikkannya membawanya dalam kehancuran meraih impiannya, membawa serta dirinya menjadi orang yang dingin, tegas, dan juga menakutkan. Ia tak ingin bersikap baik pada siapapun. Termasuk juga pada sekertaris polosnya yang selalu tersenyum dan mengangguk patuh bahkan saat ia murka sekali pun.

"I saw beauty in your darkness." - Kiara Phoebe.

"I saw darkness in your beauty." - Jarvis Brahms.
Alle Rechte vorbehalten
Inhaltsverzeichnis
Melden Sie sich an und fügen Sie From The Guilty zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#95darkness
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
My Big Boss von imfloristt
6 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt
Putus cinta memang menyakitkan, move on apalagi. Ditengah kegalauan seorang Aurora Pevita, gadis itu memilih untuk merantau ke ibu kota. Bermodalkan tekad dan selembar ijazah strata 1 nya, Aurora memilih kota Jakarta untuk menjadi tempat tujuannya mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang kelak akan menjadikannya orang sukses. Itu tekadnya! Dua bulan bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang platform belanja online, Aurora sedikit demi sedikit sudah bisa melupakan kisah percintaannya yang berakhir dengan tragis. Namun di bulan berikutnya, kejadian naas malah menimpanya ketika dia tidak sengaja menumpahkan segelas kopi pada seseorang yang paling berpengaruh di perusahaan tempat dia bekerja. Salahkan kecerobohannya karena terlalu asik bergosip ria sampai-sampai dia tidak sadar menabrak orang itu. "Kamu!" "Ya ampun! Maafkan saya pak. Saya tidak sengaja." "Kamu kalau mau cari perhatian sama saya, jangan pake cara murahan!" Untuk pertama kalinya seorang Aurora bertemu dengan pria yang tingkat kepedeannya melebihi batas. Bukannya merasa bersalah dengan kejadian itu, Aurora malah merasa kesal dan berjanji akan memblacklist pria itu di dalam daftar 'Cowok Impian Aurora'. Meskipun pria itu adalah atasannya sendiri. Benarkah Aurora akan memblacklist sang big boss dari cowok impiannya, atau malah jatuh ke pesona bos nya sendiri? Dengan kata lain, menjilat ludah sendiri. *** JANGAN LUPA FOLLOW, VOTE, and COMMENT!!!
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 9
Beloved CEO : CEO Tercinta cover
HER SECRET cover
Perfect Husband is Mine [On Going] cover
Mr. Trouble cover
Embrace The Wind cover
My Big Boss cover
CEO'S SECRET (COMPLETED ) cover
My Villain Gentleman [END] cover
✓ Grade Boss Let Me Be cover

Beloved CEO : CEO Tercinta

30 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt

Completed ✅ Bagi Stella Francis, bekerja di Peters & Co. adalah tiket satu arah menuju hidup yang lebih layak, walau itu berarti harus mengenakan sepatu murah yang lecetnya tak bisa disembunyikan, menyimpan bekal dalam kotak makan anak-anak, dan tetap tersenyum lebar sambil membawa lima gelas kopi untuk rekan satu tim. Ia tahu dunia kantor tak selalu ramah, apalagi jika atasannya adalah Stefan Peters, seorang CEO yang lebih nyaman berbicara dengan spreadsheet daripada manusia. Namun Stella bukan tipe wanita dua puluh tujuh tahun yang mudah surut. Di balik sikap riangnya, ada keteguhan yang telah ia tempa, bahkan oleh Stefan yang dikenal dingin. Perlahan, celah-celah kecil terbuka. Dalam ruang-ruang diskusi larut malam dan proposal yang disusun berdua, Stefan mulai melihat sisi lain dari Stella, bukan hanya sebagai rekan kerja dan karyawati yang selalu bersinar, tetapi sebagai seorang perempuan yang hidupnya ditambal oleh keterbatasan dan tak pernah kehilangan cahaya. Keduanya berjalan di garis tipis antara profesionalisme dan sesuatu yang jauh lebih personal. Karena ternyata, yang paling sulit bukan menjaga jarak, melainkan pura-pura tak merasa apa-apa. Tapi bagaimana jika yang coba mereka hindari justru satu-satunya hal yang layak diperjuangkan?