Story cover for From The Guilty by ShanAFitriani
From The Guilty
  • WpView
    Bacaan 3,009,840
  • WpVote
    Undian 235,330
  • WpPart
    Bahagian 41
  • WpView
    Bacaan 3,009,840
  • WpVote
    Undian 235,330
  • WpPart
    Bahagian 41
Cerita Lengkap, Pertama kali diterbitkan Sep 20, 2016
Sinopsis :

Kiara Phoebe seorang gadis ceria yang memiliki mimpi dan bakat di bidang seni musik. Ia adalah gadis cantik yang murah senyum dan ramah pada semua orang, namun di balik senyuman ceria yang selalu ia tunjukkan ke semua orang, ia menyimpan sebuah beban besar nan gelap di hatinya. Beban yang membuatnya rela mengubur mimpi cemerlangnya dan memilih menjadi sekertaris seorang CEO tampan namun menakutkan bagi karyawannya.

Jarvis Brahms dulunya adalah pria tampan yang ramah dan baik. Namun ia berubah derastis saat salah satu kebaikkannya membawanya dalam kehancuran meraih impiannya, membawa serta dirinya menjadi orang yang dingin, tegas, dan juga menakutkan. Ia tak ingin bersikap baik pada siapapun. Termasuk juga pada sekertaris polosnya yang selalu tersenyum dan mengangguk patuh bahkan saat ia murka sekali pun.

"I saw beauty in your darkness." - Kiara Phoebe.

"I saw darkness in your beauty." - Jarvis Brahms.
Hak Cipta Terpelihara
Jadual kandungan
Daftar untuk menambahkan From The Guilty pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
#95darkness
Garis Panduan Isi
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Beloved CEO : CEO Tercinta cover
Coffee Late Night [S2 UPDATE] cover
HER SECRET cover
CEO'S SECRET (COMPLETED ) cover
Burning Obsession cover
Perfect Husband is Mine [On Going] cover
Lembayung Terakhir cover
Embrace The Wind cover

Beloved CEO : CEO Tercinta

30 bahagian Cerita Lengkap Matang

Completed ✅ Bagi Stella Francis, bekerja di Peters & Co. adalah tiket satu arah menuju hidup yang lebih layak, walau itu berarti harus mengenakan sepatu murah yang lecetnya tak bisa disembunyikan, menyimpan bekal dalam kotak makan anak-anak, dan tetap tersenyum lebar sambil membawa lima gelas kopi untuk rekan satu tim. Ia tahu dunia kantor tak selalu ramah, apalagi jika atasannya adalah Stefan Peters, seorang CEO yang lebih nyaman berbicara dengan spreadsheet daripada manusia. Namun Stella bukan tipe wanita dua puluh tujuh tahun yang mudah surut. Di balik sikap riangnya, ada keteguhan yang telah ia tempa, bahkan oleh Stefan yang dikenal dingin. Perlahan, celah-celah kecil terbuka. Dalam ruang-ruang diskusi larut malam dan proposal yang disusun berdua, Stefan mulai melihat sisi lain dari Stella, bukan hanya sebagai rekan kerja dan karyawati yang selalu bersinar, tetapi sebagai seorang perempuan yang hidupnya ditambal oleh keterbatasan dan tak pernah kehilangan cahaya. Keduanya berjalan di garis tipis antara profesionalisme dan sesuatu yang jauh lebih personal. Karena ternyata, yang paling sulit bukan menjaga jarak, melainkan pura-pura tak merasa apa-apa. Tapi bagaimana jika yang coba mereka hindari justru satu-satunya hal yang layak diperjuangkan?