BECAUSE OF YOU

BECAUSE OF YOU

  • WpView
    Reads 325
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 22, 2018
"pertama kali aku berjumpa dengannya... ketika itu aku berusia 6 tahun, dikala teriknya musim panas, di hutan Dewa Gunung yang konon katanya di huni oleh bangsa ROH. aku pernah tersesat didalamnya. setelah berputar putar mencari jalan keluar akupun kelelahan sampai tak bisa bergerak, ketika aku mulai menangis, karena aku takut dan kesepian..... dia muncul dari kejauhan" Apa yang sudah dimulai, harus di akhiri bukan? Rei paham betul dengan itu. Kalau memang ini saat yang sudah di tunggu setelah bertahun tahun ia bersama sosok itu, apalagi yang harus di sesali? Rei paham, benar benar paham, dan dia ikhlas, benar benar ikhlas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • About LOL (Losing Out Love)
  • All We Want [✓]
  • [BBS #1] Kita Berbeda
  • Always Loving You
  • Air Jernih yang Menghitam
  • Athe(n)a
  • Pelan-pelan
  • D I A M

Ini kisahku... kau tahu? Cerita klasik dimana seorang gadis mencintai secara diam-diam, hingga akhirnya harus melupakan pun secara diam-diam. Tapi, mungkin kisah ini tidak sepenuhnya berakhir seperti itu. Ya, walaupun akhir seperti itu yang aku inginkan, mungkin akan jauh lebih baik bagiku. Ummm... mungkin Tuhan tidak tega membiarkanku terluka sendiri, atau mungkin seperti kata orang, 'Tuhan tahu segalanya dan hanya Dia yang berhak mengatur segalanya'. Baiklah... aku ralat. Aku tidak mau membuat tokoh utama pria di sini terlihat jahat karena membiarkanku bertahun-tahun bertahan dalam kisah 'gelar tak berbalas'. Mungkin, akulah si 'penjahat' di sini. Entahlah... dalam kisah cinta, kita tidak selalu bisa menentukan siapa yang menyakiti dan siapa yang tersakiti. Semuanya sama. Pada akhirnya, akan ada satu titik dimana cinta membuat kita egois. Mungkin ini klise, tapi bagiku makna 'cinta tak harus memiliki' merupakan makna tertinggi dari cinta itu sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines