We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pergi

Pergi

  • WpView
    Reads 1,618
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Mereka duduk terdiam menatap sapuan ombak yang terpampang jelas dihadapan mereka. Hening mendominasi suasana itu. "Al," panggilnya, pelan. Tanpa menoleh, Alvin bergumam dengan mata yang tetap fokus ke depan. Menghela napas berat. "Gimana kalo dia dateng lagi?" Refleks, Alvin menoleh dan memfokuskan pandangannya ke arah Andira. "Ya, emang kenapa kalo dia dateng lagi?" Ia balik bertanya. "Gue takut perasaan itu hadir lagi, Al. Gue takut luka yang sekarang tertutup rapi, perlahan mulai membuka lagi, karena sang pencipta luka itu hadir lagi." Andira menangis. Mengusap bahu Andira, ia berujar. "Kenapa bisa, Ra? Lo boleh main dengan masa lalu. Tapi, jangan lupa mengucapkan selamat tinggal di akhir permainan, Ra." "Tapi--" "Ra, look at me. Ada gue, Ra. Ada Gebby juga. Gue percaya sama lo, Ra. Gue tahu, mungkin kalau dia memang datang lagi, ada perasaan yang buat lo ragu. Ragu dengan semuanya. Gue paham, Ra. Lo nggak perlu takut. Lo nggak sendirian," Alvin memegang kedua pundak Andira dan menyentuh tangan Andira menuju dadanya. "Disini, ada gue, Ra. Ada kita disana. Lo harus yakin dengan diri lo sendiri." Andira memeluk Alvin dengan erat. Dan, membiarkan angin dingin menusuk kulitnya. Tapi, tanpa mereka sadar, kata-kata itu hanyalah sebuah kata. Perlahan namun pasti. Entah sengaja atau tidak sengaja. Keduanya ragu akan hal itu.
All Rights Reserved
#484
benci
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Thousand Stars for Nathan [TERBIT - RDM PUBLISHER]
  • CLOSER
  • ANARAN
  • Twins [Season 3] [Tamat]
  • ORION [COMPLETED]
  • Arkrasiv ☑️
  • Diantara Kalian
  • ATHALARIQ
  • Terima Kasih, Benua ✓
  • As Time Allows

(TERSEDIA DI GRAMEDIA) "Sudah enam belas tahun gue jadi manusia. Tapi entahlah, gue enggak pernah ngerti jalan pikiran manusia. Ya! Manusia itu rumit." -I'm Alvin- ----- Namanya Alvin. Jangan kau tanyakan seperti apa kisah hidupnya. Ya, kisah hidupnya serumit pikirannya. Badboy? Iya. Tapi ini bukan kisah badboy yang berubah karena cinta. Kupikir hidup tidak segampang itu. Tidak gampang bagimu untuk mencari orang yang tulus dan bena.r-benar memahami mu. Disinilah ku ceritakan tentang dia arti sebuah kehidupan. Jatuh? Bangkit? Kalah dan mengalah? Semuanya ada di sini hingga kau berhenti berharap bahwa keajaiban itu ada. [#99 dalam teenfic (12.06.18)] [#100 dalam teenfic (07.06.18)] [#105 dalam teenfic (01.05.17)]

More details
WpActionLinkContent Guidelines