We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Change

Change

  • WpView
    Reads 637
  • WpVote
    Votes 245
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 6, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Hidup dalam lingkup keluarga konglomerat atau bisa dibilang berdarah biru menurut sebagian besar penghuni dunia menyenangkan, idaman, harta bergelimang. Ingin mendapat sesuatu dalam sekejab pun didapat. Tapi bukan ini yang dia harapkan. Hanya menginginkan ketenangan, bukan kebisingan. Di sini hanya dia yang merasakan, tidak dengan kedua orang tuanya. "Belas kasih" katanya. Dasar kehidupan keluarga ini. Bagaimana kelanjutan kesehariannya saat ini? To be continued ;) By the way, thank's corvernya @evintaluthfi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • S T E V E
  • Kau Rumahku
  • HIDDEN I (The End)
  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Life Script
  • Cintaku Megalodon (SELESAI)
  • Eliinaa
  • RUANG DEPRESI [ END ]

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines