Horor story

Horor story

  • WpView
    LETTURE 2,676
  • WpVote
    Voti 109
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, set 23, 2016
Yang tidak terlihat bukan berarti tidak ada, dan yang terlihat belum tentu benar ada. Kita hanya bisa melihatnya sebagai firasat. Sekelebat bayangan tanpa tubuh, bulu kuduk yang berdiri tanpa sebab, atau suara halus yang terdengar entah dari mana... Itulah 'MEREKA' ....,mahluk halus, arwah penasaran, hantu gentayangan, dan penunggu sudut-sudut sepi. Para penghuni sisi lain dunia. Sisi yang di sebut sebagai "ALAM GHAIB" oleh manusia.... Jangan pernah membaca carita ini sendirian...mungkin 'MEREKA' sedang mengawasimu dari sudut kegelapan
Tutti i diritti riservati
#601
hantu
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • RUMAH SINTA
  • Beyond the Grave, Beyond the Sky
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • Persaingan Alam Gaib (Tamat)
  • Ci-Luk-Ba (TAMAT PER-EPISODE)
  • reveal | treasure ✔
  • Arwah Penasaran
  • DIFFERENT WORLD (TAMAT)
  • 32. Hantu Kesepian✓

"Kapan lagi dapat tempat creepy kaya gini" - (Ipang) "Dia ga nyanyi lagi, tapi malah seperti merintih..." - (Jon) "Dia biasa dipanggil Sinta sama orang-orang kantor. Kadang muncul di ruangan atas, kadang duduk di tangga, kadang mondar-mandir juga di sini, di pantri" - (Ucun) "Asal lu tahu, pegawai-pegawai sini memang sukanya cerita-cerita mistis, serba klenik. Yang ngga ada seolah-olah dibikin ada, seakan-akan nyata" - (Andri) "Dari awal datang ke sini memang sudah merasakan hawa yang nggak enak, nggak bersahabat. Ternyata betul perkiraan gue, rumah ini ada setannya!" - (Dedi) "Sebab aura negatif di tempat ini tidak lebih jahat dari hati orang-orangnya". Sesosok jiwa yang masih terikat jerat-jerat duniawi, membuatnya terus bergentayangan di setiap sudut ruangan. Meski bukan lagi rumahnya, ia tetap betah bersemayam di antara lalu-lalang orang-orang untuk merintih, meratapi masa lalu. Malam adalah gerbang, hening jadi mantra pengundang. Ia akan tiba. Sinta, kami biasa menyebutnya...

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti