Love For Friend

Love For Friend

  • WpView
    Reads 406
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 24, 2016
"Riann!!!" Yap Rian sahabat gw yang bisanya dikenal sebagai Putri Sahabat, gw pikir sahabat itu orang yang bisa ngertiin kita, gak pernah nyakitin kita, gak pernah nikung kita, selalu ada buat kita. Tapi apa? In hidup gw sahabat gak se indah cerita cerita di novel novel itu. Bahkan sahabat gw sendirilah yang udah nikung gw. Dari orang yang saat itu sangat amat gw cintai. Dari situ, gw ga percaya lagi apa itu arti sahabat. Dan, pada saat itu, gw mengetahui bahwa Putri membutuhkan pendonor ginjal segera, karena kasih syaang gw kepadanya, gw rela memberikan ginjal gw kepadanya. Meski gw tau ginjal gw hanya berfungsi satu. Setidaknya tolong jagalah bagian tubuhku di tubuhmu.. -Ammabelle Kiera Zahlive-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • Reina
  • My Petakilan Girlfriend  [ END ]
  • FIRST KISS [Teen Only]
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • 180° [END]
  • Takdir Yang Tertulis [End]
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • AR & TA

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines