You Belong With Me

You Belong With Me

  • WpView
    Reads 20,886
  • WpVote
    Votes 739
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 3, 2017
Gadis lugu yang tak tau apa-apa yang harus menjadi pelampiasan amarah serta nafsu dari bossnya sendiri. Hanya karna wajahnya yang sangat mirip dengan mantan CEO muda tersebut. Jangan lakukan aku seperti ini. Aku berbeda dengannya, aku bukan Dia! Sifatku jauh lebih baik dari sifatnya! Jadi tolong jangan perlakukan aku seperti ini -Raisa Bramantyo- Kau harus merasakan Apa yang kurasakan. Rasa sakit ini masih terasa amat dalam. Dan aku tak mau membalasnya semua ini padamu. Biarkan dirinya yang mirip denganmu yang menerima balasannya. Karna jujur, hati kecilku masih sangat mencintaimu -Ferri Hastraja Reivclan-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • His Secret Child
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Black Pearl
  • I Promise You But Not
  • A SECRET LOVE
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Informed Consent
  • My Lovely Cactus | #MC_sekuel

Baca full di aplikasi Karyakarsa. Di KBM dengan judul "Anak Milik CEO" ~Saat melihatnya kembali maka saat itu pula aku tak akan pernah melepaskannya lagi~ "Se-selamat siang, Pak Davero," gumamnya dengan gugup. "Siang," jawabnya dengan suara serak. Pria tinggi nan tampan itu melangkahkan kakinya mendekati sang wanita, membuat sang wanita terperangah dan mundur perlahan. Pria yang dipanggil Davero itu tak menghentikan gerakannya. Ia terus melangkah memojokkan sang wanita hingga menyentuh dinding lift di belakangnya, ia terlihat ketakutan karena sang pria semakin merapat. "Lama tak bertemu," ucap Davero diiringi seringaian yang membuat bulu kuduk berdiri. Sang wanita tak bisa berkutik sedikit pun. Apalagi sebelah tangan pria itu menyentuh dinding tepat di samping kepala wanita cantik itu. "A-apa yang kau inginkan dariku?" tanya sang wanita dengan suara lemah, nyaris berbisik setelah mengumpulkan segenap keberaniannya. "Kau!" Seketika tubuh wanita itu menegang dan merinding karena mendengar bisikan penuh ancaman dan penekanan yang tak terbantahkan. Tanpa sadar wanita itu menahan napasnya karena rasa takut. "You're Mine!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines