Another chance

Another chance

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 29, 2016
Mega mendung kian menemani, tak dapat lagi ku melihat birunya langit yang selalu ada sebelumnya. Tidak, aku salah. Sepertiku melihat sekejap cahaya melintas dalam gelap, aku harus mendapatkannya dan keluar dari titik suram ini sekarang juga. Ternyata dia, dia harapan baruku. Dia hadir merubah garis takdir yang telah di tentukan, bak malaikat penyelamat setelah ibu. Jika Engkau berkenan Tuhan, titipkanlah ia untukku. Akan kujaga dia seperti menjaga kehormatanku sendiri, menjadi perantara tempat bersandar sementara sebelum ia kembali pada-Mu, idzinkan aku Tuhan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menanti
  • White Love
  • Takdir Terkoneksi
  • #Tentang Menanti
  • Jadi, Kita Ini Apa?
  • Apa Artinya Aku
  • DIARY HAN JI-EUN
  • HATI💔 YANG TERPILIH
Menanti

Kita berjalan tanpa ikatan dan mulai menelusuri ruang harap yang akan berakhir dengan ketulusan. Semakin berjalan menulusuri lorong itu, semakin terlihat jelas sorot mata itu melukiskan ketulusan namun satu hal yang membuatku bingung, mata yang selalu menatap dengan hangat, perlakuan hangat yang selalu hadir menemani namun tak pernah datang memberi kepastian. Ya lebih tepatnya membuka ruang harap untuk sebuah ketulusan, namun tak kunjung memberikan kepastian dan tak sanggup untuk melepas. Semakin melangkah, langkah kita semakin beriringan hingga kehadiran seseorang di ujung lorong menyapa dan membuat langkah kita terhenti. Sosok Seorang perempuan yang sudah tidak asing bagi ku sedang berdiri di ujung lorong yang tak pernah ku lalui sebelumnya memanggilnya dan membuat ku tersadar bahwa ketulusan yang selama ini ku nanti adalah sebuah fatamorgana. Kepercayaan yang ku bangun hancur berkeping keping. Saya tahu betul bahwa dia berjalan di lorong yang lain dgn sosok itu namun telah berakhri di ujung lorong. Namun semua yang dia katakan hanyalah kebohongan agar saya tetap menemaninya berjalan di lorong yg lainnya. Hingga akhirnya ku lihat dirinya yang menghampir seseorang itu di ujung lorong dan meninggalkan ku sendiri yang masih tetap terdiam menatapnya pergi menulusuri lorong lain bersama sosok yang tak asing lagi di lorong masa lalunya. Bagaiamana Lina bangkit dari ketepurukannya saat Ray memutuskan untuk berhalan menghampiri masa lalunya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines